VIVA –Presiden Amerika Serikat Donald Trump langsung terlihat diamankan dan diboyong keluar dari acara White House Correspondets' Dinner pada Sabtu malam setelah adanya suara tembakan.
Seorang terduga pelaku diketahui berhasil dihentikan di area perimeter keamanan dan langsung diamankan, demikian menurut sejumlah sumber yang mengetahui jalannya penyelidikan seperti dikutip dari laman NY Times, Minggu 26 April 2026.
Sementara itu, berdasarkan laporan rombongan pers Gedung Putih, salah satu agen Secret Service sempat berteriak, 'Ada tembakan!'. Setelahnya agen-agen bersenjata langsung berlari cepat menyusuri lorong menuju posisi presiden. Tak lama setelah itu, Trump sempat menulis di media sosial, “LET THE SHOW GO ON.”
Sekitar lima menit setelah acara makan malam dimulai, terdengar keributan dari bagian belakang ballroom. Petugas keamanan langsung bergegas menuju panggung tempat presiden duduk. Suasana mendadak tegang, terdengar teriakan kaget, dan ratusan tamu langsung menunduk serta berlindung di bawah meja masing-masing.
Aparat keamanan dengan senjata terhunus kemudian muncul di area panggung, sementara Presiden Trump dan Ibu Negara Melania Trump segera dievakuasi keluar lokasi.
Selain presiden, Ibu Negara, dan Wakil Presiden JD Vance, acara tersebut juga dihadiri banyak pejabat penting dan staf senior pemerintahan. Di antaranya Menteri Keuangan Scott Bessent, Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard, Menteri Perhubungan Sean Duffy, Sekretaris Pers Karoline Leavitt, Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung, serta Direktur FBI Kash Patel.
Di tengah situasi yang sempat mencekam, terdengar pengumuman melalui pengeras suara yang meminta para tamu tetap duduk karena jamuan makan akan segera dilanjutkan. Namun, kondisi ruangan terlihat jauh lebih lengang dibanding sebelumnya, karena puluhan tamu langsung bergegas meninggalkan lokasi sesaat setelah insiden terjadi.
Sementara itu, Juru bicara Secret Service, Anthony Guglielmi, dalam pernyataan di media sosial menyebut pihaknya sedang bekerja sama dengan kepolisian Washington, D.C. untuk menyelidiki insiden penembakan di dekat area utama pemeriksaan keamanan (magnetometer).





