IHSG Besok Diprediksi Rawan Koreksi, Pantau Pergerakan Saham ADMR, DAAZ hingga HRTA

idxchannel.com
11 jam lalu
Cover Berita

IHSG rawan bergerak terkoreksi dengan area koreksi terdekat diperkirakan akan menguji 7.022-7.115 sekaligus menutup area gap-nya.

IHSG Besok Diprediksi Rawan Koreksi, Pantau Pergerakan Saham ADMR, DAAZ hingga HRTA (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia sepanjang periode 20–24 April 2026 ditutup melemah signifikan. 

IHSG tercatat turun sebesar 6,61 persen dan berakhir di level 7.129,490 dari posisi 7.643,004 pada pekan sebelumnya.

Baca Juga:
Angkat Kualitas Kopi Indonesia, Kemenperin Gelar Sertifikasi Penyangraian

Dikutip dari riset MNC Sekuritas Minggu (26/4/2026), dalam timeframe weekly, IHSG terkoreksi 6,61 persen dan disertai dengan tingginya tekanan jual.

"Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] pada label hitam atau alternatifnya berada pada bagian akhir dari wave [b] dari wave B pada label merah," ditulis keterangan tertulis Minggu (26/4/2026).

Baca Juga:
Israel Tewaskan Empat Orang di Lebanon saat Gencatan Senjata

Hal tersebut berarti, IHSG rawan bergerak terkoreksi dengan area koreksi terdekat diperkirakan akan menguji 7.022-7.115 sekaligus menutup area gap-nya.

Support: 7.022, 6.917. Sedangkan resistance: 7.313, 7.484

Baca Juga:
Haji 2026, Kemenhaj Petakan 177 Hotel di 5 Wilayah Makkah

ADMR - Buy on Weakness

ADMR menguat 1,90 persen ke Rp1.880 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Diperkirakan, posisi ADMR saat ini sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave B.

Baca Juga:
Mensos Pastikan Kabar Bansos Dipotong Adalah Hoaks

Buy on Weakness: Rp1.775-1.865

Target Price: Rp1.970, Rp2.090

Baca Juga:
Pemerintah Percepat Hilirisasi untuk Sektor Perkebunan

Stoploss: below Rp1.740

BULL - Buy on Weakness

BULL terkoreksi 4,50 persen ke Rp530 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Diperkirakan, posisi BULL sedang berada pada bagian dari wave 4 dari wave (C) dari wave [B].

Buy on Weakness: Rp482-530

Target Price: Rp595, Rp630

Stoploss: below Rp468

DAAZ - Buy on Weakness

DAAZ menguat 5,80 persen ke Rp2.370 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, namun penguatan DAAZ belum mampu break dari MA20. Saat ini, posisi DAAZ diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C.

Buy on Weakness: Rp1.930-2.220

Target Price: Rp2.670, Rp2.910

Stoploss: below Rp1.805

HRTA - Buy on Weakness

HRTA terkoreksi 2,66 persen ke Rp2.930 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Posisi HRTA saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C dari wave (B) di label hitam.

Buy on Weakness: Rp2.720-2.880

Target Price: Rp3.120, Rp3.280

Stoploss: below Rp2.660

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Svarna Kartini Jadi Ajang Penguat Perempuan di Sektor Industri
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Fahmi Bo Ungkap Keinginan untuk Kembali Berakting
• 8 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Selamat, El Rumi dan Syifa Hadju Resmi Menikah Ijab Kabul Lancar Sekali Napas
• 5 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Ledakan Bom Bus, 13 Tewas dan 38 Orang Terluka di Kolombia
• 11 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.