Pupuk Subsidi Lancar, Petani di Cilacap Bisa Panen 10 Ton per Hektare

disway.id
9 jam lalu
Cover Berita

CILACAP, HARIAN DISWAY – Stok pupuk bersubsidi di Indonesia terjamin. Ini karena sistem distribusi yang semakin modern. Impact-nya positif bagi sektor pertanian. Hal ini terbukti dari hasil panen petani di Desa Mernek, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai 9,5–10 ton per hektar.

Capaian tersebut menjadi indikator bahwa distribusi pupuk subsidi yang lancar mampu mendukung produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Salah satu petani setempat, Tolkhah mengatakan, hasil panen musim ini tergolong sangat baik. Dari lahan seluas dua hektar yang dikelolanya, rata-rata produksi mencapai 9,5 ton per hektare, bahkan ada yang menembus 10 ton.

BACA JUGA:Serapan Pupuk Subsidi Awal Tahun Tinggi, di Sumatera Tembus 683 Ribu Ton

BACA JUGA:Stok Pupuk Aman, Penebusan Pupuk Bersubsidi di Lumajang Tinggi,

Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari ketersediaan pupuk yang selalu terpenuhi selama masa tanam.

“Hasil panen bagus karena pupuk selalu tersedia. Petani jadi lebih mudah dalam perawatan tanaman,” ucapnya.

Selain itu, penurunan harga pupuk subsidi sejak Oktober 2025 juga memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi biaya produksi. 

“Selama masa tanam kemarin, kebutuhan Pupuk Urea sekitar 75 Kg per hektar dan Pupuk Ponska sekitar 300-400 Kg per hektar. Dengan adanya penurunan harga pupuk hingga 20 persen, sangat membantu para petani di sini,” tuturnya.

Aplikasi IPubers Mudahkan Pemesanan

Di sisi lain, transformasi digital melalui aplikasi IPubers yang dikembangkan oleh Kementerian Pertanian bersama PT Pupuk Indonesia (Persero) turut menjadi faktor penting dalam kelancaran distribusi pupuk subsidi.

Aplikasi ini memudahkan pemilik kios dalam melakukan pemesanan pupuk sekaligus memantau proses distribusi secara real-time, sehingga transparansi dan efisiensi semakin meningkat.


Stok pupuk bersubsidi terjamin membawa dampak positif bagi pertanian. --

Pemilik kios pupuk UD Berkah Azzam di Desa Mernek, Puji Riyani, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran aplikasi tersebut. Sejak mulai digunakan pada April 2026, proses pemesanan pupuk menjadi jauh lebih praktis dan terkontrol.

“Sekarang pesan pupuk cukup lewat aplikasi IPubers. Kita bisa memantau status pemesanan sampai proses pengiriman. Dulu harus ke PUD atau lewat WhatsApp, tapi tidak bisa memantau pengirimannya,” jelasnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar 10 Saham Multibagger, Paling Cuan Sejak 1945!
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Kiandra Ramadhipa Menggila! Start Posisi Ke-17, Berakhir Finis Pertama di Red Bull Rookies Cup Spanyol 2026
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Cerita Ortu Korban Daycare Little Aresha: Dilarang Cek Kamar, Lampu Dimatikan
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Kolaborasi Lintas Sektor di Riau Dipertegas untuk Lindungi Generasi dari Narkoba
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pramono Gratiskan 103 Sekolah Swasta, Pemprov DKI Jakarta Gelontorkan Anggaran Rp 253,6 Miliar
• 8 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.