Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan tidak akan membiarkan aksi kekerasan menghentikan kegiatan publik setelah insiden penembakan di White House Correspondents’ Dinner. Trump menyatakan acara tersebut akan dijadwalkan ulang dalam 30 hari ke depan.
Dalam pidatonya usai insiden, Trump mengatakan dirinya sempat ingin tetap berada di lokasi, namun aparat keamanan memintanya dievakuasi sesuai protokol.
“Saya ingin bertahan malam ini. Saya berjuang keras untuk tetap tinggal, tetapi mereka bilang itu protokol,” kata Trump.
Trump menambahkan penyelenggara diminta menjadwalkan ulang acara dengan skala lebih besar sebagai simbol bahwa intimidasi tidak akan berhasil.
“Kita akan melakukannya lagi dalam 30 hari ke depan. Kita akan membuatnya lebih besar, lebih baik, dan lebih bagus,” ujarnya.
Menurut Trump, insiden itu justru memperlihatkan persatuan lintas kelompok politik yang hadir dalam ruangan, mulai dari Partai Republik, Demokrat, hingga independen.
“Saya melihat ruangan yang benar-benar bersatu. Dalam satu sisi, itu pemandangan yang sangat indah,” katanya.
Baca Juga: Trump Ngamuk Usai Penembakan, Pelaku Langsung Ditangkap
Baca Juga: Trump Diamankan Usai Insiden Tembakan di White House Dinner
Trump juga mengajak seluruh warga Amerika menyelesaikan perbedaan secara damai dan tidak memberi ruang bagi kekerasan politik.
Pihak keamanan federal masih menyelidiki motif penyerang, latar belakang pelaku, dan kemungkinan ancaman lanjutan.





