Harga Gas Naik, Pengrajin Ikan Asin di Subang Kembali Gunakan Kayu Bakar

tvrinews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Harry Rahmadani

TVRINews, ​Subang

Kenaikan harga gas elpiji non-subsidi yang terus terjadi mulai berdampak serius pada pelaku usaha kecil, khususnya di wilayah Pantura Subang, Jawa Barat. Para pengrajin ikan asin kini harus mencari cara agar tetap bertahan, salah satunya dengan kembali menggunakan kayu bakar sebagai bahan utama produksi.

Situasi ini terlihat di sentra pengolahan ikan rebus Muara Ciasem, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, pada Minggu, 26 April 2026. Di mana, tungku-tungku tradisional yang sebelumnya mulai ditinggalkan kini kembali digunakan. Asap tebal pun tampak mengepul dari area produksi, menandakan aktivitas pengolahan yang kembali ke cara lama.

Para pengusaha kecil mengaku lonjakan harga gas non-subsidi membuat biaya operasional meningkat tajam. Kondisi ini semakin sulit karena harga jual ikan asin di pasaran tidak mengalami kenaikan yang signifikan, sehingga margin keuntungan semakin tergerus.

“Harga jual ikan asin di pasaran saat ini relatif stabil, tidak ikut naik. Jadi, kalau biaya produksi (gas) naik terus, sudah tidak sebanding lagi. Pilihannya hanya berhenti produksi atau cari cara lain,” ujar Imam Alfarizi, salah satu pengrajin ikan rebus setempat.

Sebagai langkah bertahan, kayu bakar dipilih menjadi alternatif utama. Meski prosesnya lebih lama dan membutuhkan tenaga ekstra, cara ini dinilai jauh lebih ekonomis. 

Para pengrajin menyebut penggunaan kayu bakar mampu memangkas biaya operasional hingga sekitar 50 persen dibandingkan menggunakan gas.

Di tengah kondisi tersebut, para pelaku usaha di pesisir utara Subang berharap adanya perhatian dari pemerintah, terutama terkait kebijakan harga energi. 

Mereka menilai dukungan sangat dibutuhkan agar usaha pengolahan ikan tradisional yang menjadi sumber penghidupan masyarakat pesisir tetap bisa berjalan dan tidak tergerus tekanan ekonomi.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bea Cukai dan Satpol PP Tindak Puluhan Botol Minuman Beralkohol Ilegal dalam Gudang PJT di Aceh Besar
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Balas Dendam ke Washington, Beijing Batasi Investasi Amerika di Sektor AI
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Media Italia Terheran-heran, Kok Emil Audero Tetap Bersinar Meski Cremonese Dihajar Napoli
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Huawei Mate 80 Pro Resmi Dijual di Indonesia
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Mendikdasmen Tegaskan ABK Berhak Dapat Pendidikan Berkualitas Tanpa Diskriminasi
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.