Seorang anggota TNI AD berpangkat peltu dianiaya usai menegur seorang ibu yang kasar terhadap anak di Stasiun Depok Baru, Jawa Barat (Jabar). Dua pelaku penganiayaan ditangkap.
"Sampai dengan saat ini itu kan dari hasil lidik dan CCTV itu diduga pelaku yang aktif melakukan pemukulan itu 3 orang. Tapi yang kita amankan sudah 2 orang. Kalau berkembang atau besok mudah-mudahan bisa tertangkap pelaku semuanya," ujar Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi dalam keterangannya, Minggu (26/4/2026).
Saat ini polisi sudah mengamankan dua orang. Salah satunya termasuk suami dari ibu yang ditegur.
"Iya dong (suami ibu tersebut turut diamankan) dia memang yang paling aktif untuk melukai korban," jelasnya.
KronologiPeristiwa itu terjadi pada Jumat (24/4), pukul 19.00 WIB, di Stasiun Depok Baru. Saat itu korban menegur seorang ibu yang kasar terhadap anaknya.
"(Korban) negur ibu kasar ke anaknya," ucapnya.
Namun sikap dari anggota TNI itu tak diterima. Suami dari ibu tersebut mengajak teman-temannya untuk turut mengeroyok.
"Suaminya ibu itu nggak terima seperti itu lalu dengan teman-temannya mengeroyok," jelasnya.
Akibat peristiwa tersebut korban mengalami luka memar di tubuh. "Luka memar di badan," tuturnya.
(rdp/rdp)




