Heboh Singapura Bangun Komputer Pakai Sel Otak, Ini Alasannya

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi Data Center. (Dok. Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Inovasi baru bidang komputer datang dari Singapura. Negara ini tengah mengembangkan data center yang menggunakan sel otak untuk memproses informasi dengan harapan bisa mengurangi konsumsi energi untuk kebutuhan komputasi AI.

The Edge melaporkan bahwa pengembangan data center biologis yang menggunakan komponen "wetware" sebagai pengganti "hardware" ini dilakukan oleh DayOne, perusahaan pengemban data center. Mereka bermitra dengan startup asal Australia, Cortical Labs.

Data center tradisional menggunakan chip silicon yang membutuhkan pasokan listrik besar. Sebagai pengganti silikon, wetware adalah neuron atau saraf yang ditumbuhkan dari sel punca atau stem cell yang membentuk jejaring serupa dengan otak.


Baca: Kiamat Makin Dekat Gara-gara Proyek 'Harta Karun' di Amerika

DayOne akan menyediakan modal dan masukan untuk mendukung upaya Cortical Labs dan NUS membangun prototipe wetware.

Cortical Labs menargetkan membangun satu rak server berisi 20 unit Cortical Cloud yang akan digunakan untuk menguji kinerja dan efisiensi sistem komputer berbasis wetware.

Server akan diuji validasi di laboratorium di NUS sebelum dipindahkan ke fasilitas komersial. Uji coba komersial akan dilakukan di data center milik DayOne termasuk memastikan sistem bisa beroperasi dalam kondisi nyata.

Jika prototipe berhasil memenuhi standar, DayOne berencana membangun 1.000 unit komputer berbasis wetware di Singapura.

Sel untuk membangun platform komputer biologi akan dikembangbiakan di Life Sciences Institute Singapura. "Sistem wetware bisa membantu peneliti melakukan pendekatan baru atas model pembelajaran, adaptasi, dan biologi," kata Rickie Patani, profesor di bidang neuroscience di NUS dikutip Minggu (26/4/2026).

"Keahlian kami Keahlian kami dalam riset neurobiologi, terutama untuk memahami cara menghasilkan subtipe neuron manusia dan glia dari sel punca tertentu, menyediakan fondasi kuat untuk menerjemahkan prinsip biologi ini ke platform biokomputer," tambah dia.


(pgr/pgr) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video:Kembangkan AI, Microsoft Akan Investasi Rp 177 Triliun di Jepang

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenhaj Siapkan 177 Hotel di Makkah, Ada yang Muat 21.500 Jemaah Haji
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Lansia Korban Penyiraman Air Keras di Bekasi Meninggal Dunia
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Hasil Grand Final Proliga 2026, 25 April: LavAni Kunci Gelar Juara! Gagalkan Hattrick Jakarta Bhayangkara Presisi
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Kebakaran Gudang Paket di Tangerang, Kerugian Ditaksir Capai Rp 10 Miliar
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Mahfud MD Sebut Komisi Reformasi Polri Siap Lapor Presiden, Tinggal Tunggu Jadwal
• 4 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.