Jakarta, tvOnenews.com - PT PLN (Persero) melalui anak usahanya PT PLN Batam terus mendorong pengembangan industri digital nasional, termasuk proyek pusat data atau data center global milik PT Digitalland Service One (DayOne) di kawasan Kabil Industrial Estate, Batam.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan kapasitas terbesar untuk data center di Indonesia saat ini, yakni 511 megavolt ampere (MVA). Penandatanganan berlangsung di Auditorium Balairung Sari beberapa waktu lalu.
Kepala Badan Pengusahaan Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyatakan kesiapan infrastruktur menjadi faktor utama dalam menarik investasi digital global.
Menurutnya, kombinasi ketersediaan lahan, keandalan energi, dan kepastian hukum menjadikan Batam sebagai kawasan strategis yang kompetitif di tingkat regional.
“BP Batam berkomitmen menghadirkan iklim investasi yang kondusif melalui percepatan perizinan dan penyediaan infrastruktur pendukung yang terintegrasi. Masuknya proyek pusat data berskala besar ini membuktikan bahwa Batam siap menjadi hub digital dunia,” ujar Amsakar dikutip Minggu (26/4/2026).
Chief Executive Officer DayOne, Jamie Khoo, menyebut ekspansi perusahaan di Batam sebagai bagian dari strategi memperluas kapasitas sekaligus membangun platform infrastruktur digital regional di Asia.
“Ekspansi ini menjadi tonggak penting dalam strategi kami untuk membangun salah satu platform infrastruktur digital terdepan di Asia. Pengembangan yang dilakukan secara berkelanjutan di Batam, mulai dari (kawasan industri) Nongsa hingga (kawasan industri) Kabil, mencerminkan semakin strategisnya peran Batam dalam ekosistem regional perusahaan,” kata Jamie.
Ia menjelaskan bahwa hal ini juga menjadi bagian dari langkah perusahaan untuk pengembangan model Singapura, Johor, dan Riau (SIJORI) sebagai platform pusat data lintas negara yang terintegrasi di kawasan Asia Tenggara.
“Seiring dengan perluasan pengembangan di Batam, kami terus meningkatkan kapasitas untuk menghadirkan layanan data center berskala besar dan berkinerja tinggi guna menjawab kebutuhan cloud dan komputasi canggih yang terus tumbuh di Asia Pasifik,” imbuh Jamie.
Pada kesempatan terpisah, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa pasokan listrik yang andal dan terjangkau menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan industri yang berkelanjutan.




