Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memastikan 949 calon haji dari total 951 calhaj pada kelompok terbang (kloter) 16, 17, dan 18 yang diberangkatkan ke Tanah Suci, Makkah pada Minggu, sudah memenuhi syarat kesehatan.
"Oleh karena itu, saya menekankan bapak/ibu selalu menjaga kesehatan fisik. Jangan memaksakan diri dalam kegiatan yang bersifat sunah jika kondisi fisik tidak memungkinkan agar energi tetap terjaga untuk rukun-rukun haji yang wajib,terutama saat wukuf di Arafah nanti," kata Wakil Bupati Batang Suyono di Batang, Minggu.
Ia berharap, para calon haji tetap menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia selama berada di Tanah Suci, Makkah.
"Tunjukkan karakter masyarakat Batang yang santun, rukun, dan suka menolong. Kami berharap calhaj (calon haji) dalam satu kelompok terbang agar saling menjaga kerja sama dan kekompakan, serta mengingatkan seperti keluarga sendiri," katanya.
Baca juga: 439 calon haji Pekanbaru ke Tanah Suci dari Bandara Batam Minggu pagi
Selain itu, kata dia, kepada calon haji agar senantiasa menjaga niat dan ikhlas hati semata-mata karena Allah SWT serta menghindari sifat-sifat yang dapat mengurangi nilai ibadah haji, seperti berkata kasar, berbuat maksiat, dan jidal (bertengkar).
"Fokuslah sepenuhnya pada rangkaian ibadah agar memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabrurah," katanya.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Batang Siti Mahmudah menjelaskan calon haji berasal daerah daerah setempat tahun ini 951 orang, akan tetapi dua orang di antaranya menunda keberangkatan karena alasan kesehatan.
Pemberangkatan kloter 16, 17, dan 18 dilaksanakan pada Minggu, dengan waktu yang telah ditentukan mulai dari dini hari hingga siang hari.
"Setibanya di embarkasi, para calon haji akan menerima berbagai fasilitas, seperti paspor, visa, kartu nusuk, gelang identitas, serta uang saku sebesar 750 riyal. Selain itu, mereka juga akan menjalani pemeriksaan kesehatan ulang sebelum memasuki asrama," katanya.
Baca juga: Kemenhaj Pacitan izinkan jamaah beri penanda khusus pada koper bagasi
Baca juga: Pemkab Kukar fasilitasi transportasi dan konsumsi 268 calon haji
"Oleh karena itu, saya menekankan bapak/ibu selalu menjaga kesehatan fisik. Jangan memaksakan diri dalam kegiatan yang bersifat sunah jika kondisi fisik tidak memungkinkan agar energi tetap terjaga untuk rukun-rukun haji yang wajib,terutama saat wukuf di Arafah nanti," kata Wakil Bupati Batang Suyono di Batang, Minggu.
Ia berharap, para calon haji tetap menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia selama berada di Tanah Suci, Makkah.
"Tunjukkan karakter masyarakat Batang yang santun, rukun, dan suka menolong. Kami berharap calhaj (calon haji) dalam satu kelompok terbang agar saling menjaga kerja sama dan kekompakan, serta mengingatkan seperti keluarga sendiri," katanya.
Baca juga: 439 calon haji Pekanbaru ke Tanah Suci dari Bandara Batam Minggu pagi
Selain itu, kata dia, kepada calon haji agar senantiasa menjaga niat dan ikhlas hati semata-mata karena Allah SWT serta menghindari sifat-sifat yang dapat mengurangi nilai ibadah haji, seperti berkata kasar, berbuat maksiat, dan jidal (bertengkar).
"Fokuslah sepenuhnya pada rangkaian ibadah agar memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabrurah," katanya.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Batang Siti Mahmudah menjelaskan calon haji berasal daerah daerah setempat tahun ini 951 orang, akan tetapi dua orang di antaranya menunda keberangkatan karena alasan kesehatan.
Pemberangkatan kloter 16, 17, dan 18 dilaksanakan pada Minggu, dengan waktu yang telah ditentukan mulai dari dini hari hingga siang hari.
"Setibanya di embarkasi, para calon haji akan menerima berbagai fasilitas, seperti paspor, visa, kartu nusuk, gelang identitas, serta uang saku sebesar 750 riyal. Selain itu, mereka juga akan menjalani pemeriksaan kesehatan ulang sebelum memasuki asrama," katanya.
Baca juga: Kemenhaj Pacitan izinkan jamaah beri penanda khusus pada koper bagasi
Baca juga: Pemkab Kukar fasilitasi transportasi dan konsumsi 268 calon haji





