Fairuz A. Rafiq Ungkap Alasan Comeback ke Layar Lebar Setelah 6 Tahun

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Dunia seni peran tanah air kembali menyambut kehadiran Fairuz A. Rafiq, setelah enam tahun vakum. Istri Sonny Septian ini memutuskan kembali berakting lewat film Keluarga Suami Adalah Hama.

Fairuz mengaku bahwa masa vakum yang cukup lama membuatnya rindu mengasah kemampuan beraktingnya.

"Ya pastinya butuh untuk kayak ibarat pisau tuh harus diasah lagi lah gitu. Jadi harus banyak belajar lagi," ungkap Fairuz di Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (24/4).

Keinginan untuk belajar kembali ini semakin kuat saat ia mengetahui jajaran pemain yang terlibat dalam proyek besutan sutradara Anggy Umbara ini.

Salah satu yang membuatnya yakin adalah kehadiran Raihaanun sebagai pemeran utama. Fairuz merasa tertantang memberi performa terbaik saat bersanding dengan aktor berkelas.

"Apalagi yang tadi sempat aku bilang, aku tahu lawan mainnya Raihaanun, ibaratnya di film tuh sudah ini banget gitu, itu juga salah satu kayak, 'Ah, gue harus bagus nih mainnya', gitu," tutur Fairuz.

Fairuz merasa harus memberikan yang terbaik agar mengimbangi kualitas akting lawan mainnya.

"Observasi juga pastinya tentang peran aku ini, mendekati karakter orang yang seperti apa. Karakternya itu sama kehidupan sehari-hari itu jauh berbeda," jelas Fairuz.

Selama reading, Fairuz harus menghafal dan membiasakan diri dengan diksi atau kata-kata yang belum pernah ia gunakan sebelumnya.

"Makanya harus banyak kata-kata yang memang harus aku pelajari saat kemarin reading gitu," ujar Fairuz.

Film Keluarga Suami Adalah Hama diproduksi Umbara Brothers Film dan VMS Studio. Ceritanya berfokus soal Intan (Raihaanun) yang rumah tangganya berantakan karena campur tangan dari keluarga suaminya, Damar (Omar Daniel).

Isu ini dirasa Fairuz sangat dekat dengan kenyataan banyak orang di Indonesia.

Fairuz menyebut film yang tayang 21 Mei 2026 ini bukan bertujuan untuk menakut-nakuti orang akan pernikahan. Sebaliknya, ia ingin film ini menjadi media edukasi.

"Film bukan untuk ditakuti, tapi sebenarnya untuk ditonton agar kita bisa tahu nih bagaimana cara mengatasi dan enggak terjadi seperti itu," tutup Fairuz.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
53 Anak Diduga Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
• 14 jam laluviva.co.id
thumb
Di UNESCO, Indonesia Pertegas Kapabilitas Masuk Komite Warisan Budaya
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Trump usai Dievakuasi: Pelaku Penembakan di Gedung Putih Sudah Ditangkap
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Cerita Dhani Aditya Saputra Jemaah Haji Paling Muda Asal Bali, Mengaku Kaget Didaftarkan Sang Ibu Sejak SD
• 11 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.