Porsi Makan Jemaah Haji Ditambah, Karbohidrat 170 Gram dan Protein 80 Gram

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

MADINAH, DISWAY.ID-- Rangkaian ibadah haji yang menguras tenaga membuat asupan gizi menjadi sangat penting bagi jemaah.

Tahun ini, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi meningkatkan porsi makanan dengan menambah kandungan karbohidrat dan protein agar stamina jemaah tetap terjaga.

Setiap hari, jemaah haji Indonesia di Madinah mendapatkan makanan sebanyak tiga kali yaitu sarapan, makan siang, dan makan malam.

BACA JUGA:28.274 Jemaah Haji Indonesia Berangkat, Makkah Route Makin Luas

Proses pengambilan makanan berlangsung cepat dan tertib. Ketua rombongan mengambil makanan untuk anggotanya yang berjumlah maksimal 40 orang per kloter.

Tahun ini, untuk pertama kalinya, serah terima makanan dilakukan secara digital melalui barcode.

Jemaah hanya perlu menunjukkan barcode yang terdapat di identitas mereka untuk menerima porsi makan.

Waktu pengambilan makanan telah dijadwalkan, yakni sarapan mulai pukul 05.30 WAS, Makan siang pukul 11.30 WAS, dan Makan malam antara pukul 17.00–18.00 WAS.

Kabid Konsumsi PPIH Arab Saudi, Indri Hapsari, menjelaskan bahwa peningkatan porsi dilakukan sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan.

BACA JUGA:Kemenhaj Kembali Tegaskan Bahaya Haji Ilegal, Ini Sanksi Berat Bagi Jemaah Non-prosedural yang Tertangkap

Tahun ini, gramasi karbohidrat (nasi) dinaikkan menjadi 170 gram (sebelumnya 150 gram), sementara protein dinaikkan menjadi 80 gram (sebelumnya 75 gram). Setiap porsi juga dilengkapi sayur 70 gram, buah segar (jeruk, apel, atau pir), serta air mineral 600 ml.

“Fokus kami adalah menjaga kecukupan gizi agar jemaah memiliki stamina yang cukup selama menjalani ibadah. Kami juga memberikan penyesuaian menu lebih lunak bagi jemaah lansia sesuai permintaan ketua kloter,” ujar Indri.

Keamanan pangan menjadi prioritas utama. Sebelum makanan didistribusikan, petugas melakukan meal test atau uji sampel secara rutin setiap hari untuk memeriksa rasa, gramasi, dan kualitas makanan.

BACA JUGA:Pasutri Pedagang Sayur asal Cirebon Naik Haji Setelah Nabung Bertahun-tahun

Pemeriksaan ini dilakukan tiga kali sehari, sesuai jadwal makan.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Manusia Air dari Atap Dunia: Mengenal Suku Ngalum di Pegunungan Bintang
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Andra Soni Bakal Bantu Suku Baduy Jalani Ritual Menjaga Alam di Ujung Kulon
• 20 jam laludetik.com
thumb
Dibuang-buang di Kuburan, Bunga RI Ini Bisa Jadi Obat Anti Diabetes
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
El Rumi dan Syifa Hadju Resmi Menikah, Ini Maharnya!
• 4 jam laluintipseleb.com
thumb
Gulkarmat: Setop Bakar Sampah Sembarangan atau Berakhir Bencana
• 14 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.