Ilmu Kelautan Unhas Berdayakan Nelayan dan Perempuan di Majene

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAJENE – Departemen Ilmu Kelautan Universitas Hasanuddin menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Palipi Soreang, Kabupaten Majene. Kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Perempuan dan Nelayan: Aman di Laut, Cerdas Mengelola Ekosistem Pesisir” ini melibatkan sekitar 20 dosen, staf, dan mahasiswa pascasarjana.

Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Unhas, Mahatma Lanuru, dalam sambutannya menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dari tugas akademisi. Hal ini menjadi bentuk nyata implementasi ilmu pengetahuan dan hasil riset yang dikembangkan di perguruan tinggi.

Menurutnya, perguruan tinggi saat ini dituntut memberikan dampak langsung kepada masyarakat, terutama di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi. “Intervensi dan kontribusi nyata perguruan tinggi sangat dibutuhkan untuk membantu mengatasi berbagai persoalan di masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Departemen Ilmu Kelautan Unhas, Rahmadi Tambaru, menekankan bahwa kehadiran tim pengabdian bukan untuk menggurui, melainkan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan masyarakat.

“Kami hadir untuk saling belajar. Apa yang kami teliti kami bagikan, dan sebaliknya para nelayan memiliki pengalaman berharga di laut yang juga penting bagi kami,” jelasnya. Ia juga mengapresiasi sambutan hangat dari pemerintah desa dan masyarakat setempat sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan lancar.

Kepala Desa Palipi Soreang, Wardin Wahid, menyampaikan terima kasih atas dipilihnya desanya sebagai lokasi kegiatan. Ia berharap masyarakat dapat menyerap materi yang diberikan dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan ini, tim pengabdian membagi program ke dalam tiga kelompok yang dilaksanakan secara paralel, yaitu penyuluhan keselamatan nelayan dan pelestarian ekosistem pesisir, pelatihan diversifikasi olahan hasil perikanan, serta pengolahan limbah organik menjadi kompos.

Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme tinggi dari peserta, dengan penyampaian materi yang santai dan komunikatif.

Desa Palipi Soreang memiliki luas wilayah sekitar 4,12 kilometer persegi dengan jumlah penduduk sebanyak 623 kepala keluarga, yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan penangkap ikan di laut lepas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anggota TNI Dianiaya di Depok Usai Tegur Ibu yang Pukul Anaknya
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Polisi Ungkap Pelaku Penembakan yang Bikin Trump Dievakuasi Ternyata Tamu Hotel
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Ketahuan Saat Beraksi, Copet Babak Belur Dihakimi Warga di Bogor
• 14 jam laludetik.com
thumb
Aparat Tangkap DPO KKB di Timika Setelah Kejar-kejaran dan Tindakan Tegas Terukur
• 7 jam lalupantau.com
thumb
1000 Lebih Atlet Akuatik Setanah Air Ambil Bagian dalam Kejurnas Akuatik Indonesia 2026  
• 6 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.