Pentingnya Radiator Mobil: Cara Kerja, Penyebab Kerusakan, dan Tanda-tandanya

medcom.id
10 jam lalu
Cover Berita
DKI Jakarta: Radiator memiliki peran vital dalam menjaga suhu mesin tetap stabil, baik pada mobil bermesin bensin, diesel, hingga hybrid. Di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dan suhu lingkungan tinggi, kinerja radiator menjadi semakin krusial untuk mencegah mesin mengalami overheat.
 
Sistem pendingin ini bekerja secara terus-menerus untuk menyerap dan membuang panas dari mesin, seperti diinfokan oleh Auto2000. Jika terjadi gangguan, performa kendaraan dapat menurun bahkan berisiko kerusakan serius. Cara Kerja Radiator Radiator bekerja melalui sirkulasi cairan pendingin (coolant) yang mengalir di dalam sistem mesin. Berikut prosesnya:
  1. Coolant mengalir ke water jacket untuk menyerap panas mesin
  2. Cairan panas dibawa menuju radiator melalui upper tank
  3. Panas dilepas di radiator core dengan bantuan aliran udara dari depan mobil
  4. Kipas radiator membantu membuang panas dari sistem
  5. Coolant yang sudah dingin kembali bersirkulasi ke mesin

Proses ini berlangsung secara berkelanjutan untuk menjaga suhu mesin tetap ideal selama kendaraan digunakan. Baca Juga:
Inovasi Wuling di Sektor Mobil Listrik Semakin Lengkap Penyebab Radiator Rusak Beberapa faktor utama yang dapat menyebabkan radiator bermasalah antara lain: 1. Radiator kotor dan tersumbat Endapan kotoran atau korosi dapat menghambat aliran coolant, biasanya akibat penggunaan cairan yang tidak sesuai. 2. Water pump rusak Kerusakan impeller atau kebocoran dapat mengurangi sirkulasi cairan pendingin. 3. Thermostat bermasalah Komponen ini berfungsi mengatur suhu, sehingga kerusakan akan mengganggu aliran coolant. 4. Fan belt putus atau aus Jika putus, water pump tidak dapat bekerja sehingga sirkulasi pendinginan terhenti. Baca Juga:
Mobil Bekas untuk Perempuan yang Irit dan Nyaman Tanda-tanda Radiator Bermasalah Pemilik kendaraan perlu mengenali gejala awal kerusakan radiator, di antaranya:
  • Cairan pendingin cepat habis: Biasanya disebabkan kebocoran pada sistem pendingin.
  • Selang radiator bocor: Tekanan tinggi akibat sumbatan bisa memicu kebocoran.
  • Air menetes di bawah mobil: Indikasi adanya kebocoran pada radiator atau sambungan.
  • Permukaan radiator berkarat: Korosi dapat dilihat dengan bantuan senter di area radiator.
  • Tutup radiator berlumpur: Endapan kotoran menandakan coolant jarang diganti.
  • Indikator suhu mesin naik: Menjadi tanda paling jelas adanya gangguan pada sistem pendingin.
”Kami siap membantu pengecekan radiator mobil pelanggan lewat servis berkala di bengkel atau bisa juga home service, jadi bisa service nyaman di rumah atau di kantor,” jelas Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, melalui keterangan resminya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Bongkar Aksi Cepat Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil di Depok, 3 Pelaku Diringkus
• 4 jam lalurealita.co
thumb
Keluarga korban pembajakan kapal di Somalia minta bantuan Presiden
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Tingkatkan Standar Keselamatan Kerja, Pelindo Regional 4 Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum
• 5 jam laluharianfajar
thumb
Geger Suami Bakar Diri dan Istrinya di Banyuwangi, Berakhir Tragis
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Warga Korea Selatan jadi Tersangka Kasus Rudapaksa di Mataram
• 17 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.