REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT KVB Futures Indonesia memanfaatkan momentum tahun pertamanya untuk memperkuat posisi di sektor perdagangan berjangka melalui inisiatif sosial dan strategi peningkatan loyalitas nasabah di tengah pertumbuhan industri yang berkelanjutan. Untuk itu, KVB Futures menggelar program corporate social responsibility (CSR) perdana dengan visi #BetterTogether di Yayasan Pondok Kasih Mandiri, Jakarta, bertepatan dengan perayaan Paskah.
Kegiatan ini menandai langkah awal KVB dalam membangun keterlibatan komunitas di luar aktivitas inti bisnisnya. Di yayasan tersebut, KVB Futures turut menggelar berbagai kegiatan, termasuk menyalurkan bantuan sosial.
Baca Juga
Santer Kabar Perombakan Kabinet Hari Ini, Begini Kata Bima Arya
Laporan: Tentara Israel Hadapi Gelombang Bunuh Diri Usai Ikut Perang
Luncurkan Biosatelit ke Jarak 200 Ribu KM, Apa yang Sebenarnya Dicari Rusia di Luar Bumi?
"Di KVB Futures, kami percaya bahwa dampak yang bermakna berawal dari kepedulian. Inisiatif ini merupakan wujud tanggung jawab kami untuk mendukung dan memberikan kembali kepada masyarakat, serta harapan kami untuk terus menciptakan dampak positif yang berkelanjutan," ujar Tonny Fong, President Director KVB Futures, dalam keterangan, Senin (27/4/2026).
Langkah tersebut hadir di tengah ekspansi industri perdagangan berjangka di Indonesia. Data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) menunjukkan:
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Selama Januari–November 2025, nilai transaksi (notional value) perdagangan berjangka komoditi (PBK) secara keseluruhan tercatat sebesar Rp 42.867 triliun atau tumbuh sebesar 49,8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Volume transaksi PBK tercatat 14,56 juta lot atau tumbuh 12 persen dari periode yang sama pada tahun sebelumnya. Dari keseluruhan nilai transaksi tersebut, kontrak berjangka berbasis komoditas berkontribusi 89,48 persen.