Marak Narkoba di Kelab Malam, Sahroni: Tutup dan Cabut Izin Semua yang Bermasalah

jpnn.com
5 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengapresiasi langkah Bareskrim Polri bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menutup kelab malam White Rabbit di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

"Ini langkah tepat yang dilakukan Bareskrim dan Pemprov Jakarta," kata Sahroni dala keterangan di Jakarta, Senin (27/4/2026).

BACA JUGA: Minta Tolong kepada Prabowo, Sitti Aminah: Bantu Anak Saya

Sebelumnya, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso, Sabtu (24/4), menyebut penyegelan dan pencabutan izin itu bukan tanpa alasan.

Tindakan itu menurutnya sebagai respons cepat terhadap temuan serius terkait peredaran narkoba di lokasi tersebut.

BACA JUGA: Bursa Reshuffle Memanas, Efriza Sebut Bahlil Terjepit Dua Loyalitas, Ragukan Nyali Prabowo

Menurut Eko, Bareskrim terus berkomitmen untuk memantau titik-titik rawan peredaran narkoba di Ibu Kota.

Nah, Sahroni lantas mendorong Polri bersama pemerintah daerah tiap provinsi bisa tegas menindak seluruh tempat yang berkaitan dengan peredaran narkoba.

BACA JUGA: Fakta Daycare Little Aresha Jogja, Izin Tidak Ada, Anak-Anak Diperlakukan Tidak Manusiawi

"Pokoknya, tutup dan cabut izin semua kelab malam yang bermasalah terkait peredaran narkoba," ucapnya.

Sahroni menilai langkah ini diperlukan sebagai bentuk ketegasan negara memutus mata rantai narkotika, bukan hanya di pelaku lapangan, tetapi juga pada tempat yang memfasilitasi transaksi haram tersebut.

"Siapa pun yang terlibat harus diusut, baik dari sisi pidananya, dugaan pencucian uangnya, sampai jaringan bandar di belakangnya," lanjut Sahroni.

Legislator Fraksi Partai NasDem itu tidak ingin penyalahgunaan narkoba yang kian marak dibiarkan begitu saja. Oleh karena itu, ketegasan aparat penegak hukum menjadi kunci untuk memberantasnya.

Dia menyebut pemberantasan narkoba harus dari hulu ke hilir, tidak boleh ada kompromi sedikit pun.

"Karena peredaran narkoba sudah kian mengkhawatirkan, tidak lagi dipakai di tempat-tempat tertutup, tapi di tempat hiburan komersil seperti kelab tersebut. Jadi, tidak boleh ada ruang bagi siapa pun yang mengambil keuntungan dari bisnis yang merusak generasi bangsa ini," kata Sahroni.(fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sempat Lumpuh Total Akibat Longsor, Jalur Selatan Garut Sudah Bisa Dilewati
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Kronologi Truk Pupuk Timpa Motor di Pangkalpinang Tewaskan Pasutri, Diduga Rem Blong
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Bamsoet Ajak IKAL Lemhannas Jaga Stabilitas RI di Tengah Gejolak Geopolitik
• 23 jam laludetik.com
thumb
Cerita Para Orang Tua Korban Daycare Little Aresha
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Foto: FBI Selidiki Rumah Pelaku Penembakan Trump
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.