Jakarta, 24 April 2026 – Dalam semangat Bulan Kebaikan Global (Global Month of Good/GMoG) yang jatuh setiap April, Starbucks Indonesia kembali menggelar rangkaian Starbucks Creative Youth Entrepreneurship Program (SCYEP) 2026. Program kolaboratif antara Prestasi Junior Indonesia (PJI) dan Starbucks Indonesia dengan dukungan The Starbucks Foundation ini berhasil menjangkau lebih dari 1.000 siswa dari 15 sekolah menengah atas (SMA/SMK) di 10 kota besar tanah air.
Mulai dari Medan, Jakarta, Tangerang Selatan, Bogor, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, hingga Jayapura – para siswa tidak hanya belajar teori kewirausahaan, tetapi juga langsung menciptakan dan mengelola usaha mikro (Student Company) di lingkungan sekolah mereka.
Lebih dari 200 Relawan Starbucks Jadi Mentor Bisnis
Sejak diluncurkan pada 2019, SCYEP telah membina lebih dari 6.000 siswa dengan dukungan lebih dari 1.800 relawan Starbucks yang bertindak sebagai mentor. Pada tahun ajaran 2025/2026, lebih dari 200 partner (karyawan) Starbucks turun langsung membimbing 268 siswa dalam program JA Company Program (pembentukan perusahaan siswa) dan 788 siswa dalam JA Be Entrepreneurial (pembekalan pola pikir wirausaha).
Avolina Raharjanti, Senior General Manager Corporate Public Relation PT Sari Coffee Indonesia (pemegang lisensi Starbucks di Indonesia), menyatakan, “Sejak 2011, partner Starbucks terus berkomitmen memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui Bulan Kebaikan Global. Tahun ini, lebih dari 200 partner terlibat sebagai sukarelawan mendampingi siswa merintis dan mengembangkan student company. Ini upaya kami mendorong kewirausahaan sebagai pilihan karier menjanjikan bagi generasi muda.”
Dua Sekolah Terbaik Siap Berlaga di Tingkat Nasional
Puncak kegiatan SCYEP adalah Regional Student Company Competition yang digelar di Teater Wahyu Sihombing, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Tim dinilai berdasarkan ide produk, strategi pemasaran, keuangan, dan potensi pengembangan.
Dua tim terbaik yang berhasil meraih predikat The Best Student Company SCYEP 2025/2026 adalah:
- SMA Kolese Loyola Semarang
- Mentari Intercultural School Grand Surya, Jakarta
Keduanya akan melaju ke kompetisi Company of the Year pada pertengahan 2026.
Pendekatan Komprehensif, Hasil Nyata
Utami Anita Herawati, Direktur Eksekutif Prestasi Junior Indonesia, menjelaskan, “SCYEP tahun ini menghadirkan pendekatan pembelajaran yang semakin komprehensif – dari JA Be Entrepreneurial untuk membangun pola pikir, hingga JA Company Program untuk pengalaman langsung menjalankan bisnis. Perluasan ke berbagai kota memungkinkan siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mengimplementasikan ide menjadi usaha nyata yang inovatif dan berkelanjutan.”
Apresiasi juga datang dari pemerintah. Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Leontinus Alpha Edison, mengatakan, “Kami mengapresiasi SCYEP sebagai wujud nyata kolaborasi pemberdayaan generasi muda melalui kewirausahaan. Kami harap peserta dapat menghadirkan solusi yang kompetitif, berkelanjutan, dan berdampak bagi masyarakat.”
Bulan Kebaikan Global: Dari AquaTower hingga Greener Nusantara
Di luar SCYEP, Starbucks Indonesia juga memeriahkan GMoG dengan berbagai aksi sosial. Sepanjang April, Starbucks telah membangun 17 lokasi AquaTower dari Deli Serdang hingga Lombok untuk akses air bersih, menjalankan proyek WASH (sanitasi dan air bersih) di Jawa Barat, serta bekerja sama dengan Habitat for Humanity Indonesia membangun dua rumah baru dan 29 toilet layak pakai.
Tak ketinggalan, program Starbucks Books For the Future (Starbucks BFF) tahun ini berhasil mengumpulkan lebih dari 10.000 buku untuk didonasikan kepada anak-anak terdampak banjir di Aceh dan Sumatra Utara melalui Yayasan Save the Children Indonesia. Sejak akhir 2022, program BFF telah mengumpulkan lebih dari 20.000 buku untuk Yayasan ISCO, Sahabat Anak, dan SOS Children’s Village di enam kota.
Terakhir, inisiatif Greener Nusantara sejak 2018 terus menggalakkan pengurangan sampah plastik dengan menggunakan gelas daur ulang rPET, sedotan kertas, serta ajakan membawa cangkir reusable.
Dengan rangkaian program yang masif ini, Starbucks Indonesia menegaskan komitmennya untuk menginspirasi dan memelihara semangat kemanusiaan – satu orang, satu cangkir, dan satu lingkungan pada satu waktu. (*)





