JAKARTA, DISWAY.ID - Satu lagi spot tujuan kalau kamu ke Jakarta Selatan yakni Pasar Santa.
Lokasi ini segera direvitalisasi sebagai upaya rebranding untuk menggenjot pengunjung.
Pasar Santa diproyeksikan layaknya Blok M, menjadi tempat nongkrong yang seru dan nyaman bagi pengunjung.
Perumda Pasar Jaya selaku pengelola Pasar Santa menyatakan saat ini penyelesaian revitalisasi infrastruktur secara menyeluruh serta penguatan ekosistem melalui kegiatan bertajuk ‘Santa Festival’ menjadi fokus utama.
BACA JUGA:Semarak Kartini, FIFGROUP Hadirkan Aktivasi Seru di MRT Blok M untuk Perempuan
Manager Hubungan Masyarakat Perumda Pasar Jaya, Topik Hidayatulloh mengatakan, sejumlah perbaikan infrastruktur krusial telah rampung dikerjakan.
"Kami menyadari bahwa tantangan pasar tradisional saat ini adalah kompetisi dengan ruang ritel modern. Oleh karena itu, perbaikan fisik yang telah kami selesaikan ini adalah fondasi awal,” ujar Topi dalam keterangannya pada Senin, 27 April 2026.
Dia menyampaikan, Pasar Jaya juga secara konsisten menyelenggarakan Pasar Santa Festival setiap tahunnya sebagai wadah bagi para komunitas kreatif dan UMKM.
BACA JUGA:Makan Soto di Blok M Jadi Lebih Mahal karena Harga Plastik Naik, Maemunah: Kertas Bungkus Nasi Juga Naik
Hal ini dilakukan untuk menarik minat generasi muda kembali ke pasar.
Topik berharap, Pasar Santa Festival dapat menjadi magnet kunjungan yang tidak hanya bersifat temporer, namun juga membangun loyalitas konsumen baru.
“Perumda Pasar Jaya juga terus membuka ruang dialog dengan para pedagang untuk merumuskan konsep rebranding yang lebih spesifik, selaras dengan semangat transformasi kawasan seperti yang telah sukses dilakukan di area Blok M,” jelasnya.
BACA JUGA:Potret Hari Pertama Lebaran, Jakarta Lengang dari Blok M hingga Sudirman
Dia menambahkan, Perumda Pasar Jaya mengundang masyarakat untuk kembali berkunjung dan memberikan dukungan kepada pedagang lokal di Pasar Santa seiring dengan segala perbaikan yang telah dilakukan.
“Pasar Santa kini hadir dengan wajah baru yang lebih nyaman tanpa menghilangkan identitasnya sebagai pusat kuliner dan hobi yang ikonik di Jakarta,” tandasnya.
- 1
- 2
- »





