Bisnis.com, JAKARTA — PT Tirta Rindang Unggul Ekatama Finance (True Finance) membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp10,70 miliar pada tahun buku 2025.
Berdasarkan laporan keuangan perusahaan yang dimuat dalam Harian Bisnis Indonesia (27/4/2026), perusahaan mencatat total pendapatan sebesar Rp429,59 miliar. Kontribusi utama masih berasal dari pembiayaan konsumen yang mencapai Rp356,51 miliar, menunjukkan fokus bisnis yang konsisten pada segmen tersebut.
Selain itu, pendapatan lain-lain turut memberikan kontribusi sebesar Rp25,12 miliar, sementara pemulihan atas penurunan nilai aset keuangan dan anjak piutang juga menjadi penopang tambahan bagi pendapatan perusahaan.
Dari sisi operasional, True Finance berhasil menjaga struktur beban tetap terkendali dengan total beban sebesar Rp416,94 miliar. Beban keuangan menjadi komponen terbesar sebesar Rp170,80 miliar, diikuti oleh beban umum dan administrasi Rp85,08 miliar serta gaji dan tunjangan sebesar Rp92,04 miliar.
Perusahaan juga mencatat laba sebelum pajak sebesar Rp12,64 miliar. Setelah memperhitungkan beban pajak penghasilan bersih, laba tahun berjalan tercatat Rp10,70 miliar.
Di sisi neraca, True Finance menunjukkan fundamental yang solid dengan total aset sebesar Rp1,75 triliun. Piutang pembiayaan konsumen bersih tercatat Rp1,43 triliun, mencerminkan portofolio pembiayaan yang tetap kuat.
Baca Juga
- True Finance Catat Pendapatan Rp534 Miliar pada 2024, Naik 13,68%
- True Finance Terus Incar Pembiayaan Kendaraan Roda Empat Tahun ini
Sementara itu, total liabilitas tercatat Rp1,16 triliun, dengan pinjaman yang diterima sebesar Rp1,08 triliun. Struktur permodalan perusahaan juga tetap sehat dengan total ekuitas sebesar Rp592,86 miliar.
Ekuitas tersebut didukung oleh saldo laba sebesar Rp456,05 miliar serta surplus revaluasi aset tetap Rp36,81 miliar. Selain itu, perusahaan juga membukukan penghasilan komprehensif lain sebesar Rp3,36 miliar.





