JAKARTA, DISWAY.ID - Universitas Gadjah Mada (UGM) secara gamblang mengakui bahwa salah satu penasihat Yayasan Daycare Little Aresha bernama Cahyaningrum Dewojati merupakan dosen yang masih aktif mengajar di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UGM.
Kepastian ini muncul setelah foto susunan kepengurusan yayasan tersebut bocor dan memicu gelombang tanya di kalangan netizen.
BACA JUGA:Rocky Gerung Ikut Pelantikan Pejabat di Istana, Akrab Banget dengan Prabowo!
Dalam daftar yang beredar, nama Cahyaningrum bersanding dengan jajaran pengasuh dan pengelola lokasi penitipan anak yang kini tengah didera isu miring tersebut.
Juru Bicara UGM, Dr. I Made Andi Arsana, menegaskan bahwa keterlibatan yang bersangkutan di yayasan tersebut bersifat personal. Ia memastikan pihak universitas tidak memiliki sangkut paut secara institusional dengan operasional maupun legalitas Daycare Little Aresha.
"Dapat kami sampaikan bahwa yang bersangkutan benar merupakan dosen aktif yang terlibat dalam pengelolaan daycare tersebut dalam kapasitas pribadi," ujar Made Andi melalui keterangan tertulisnya pada Senin 27 April 2026.
BACA JUGA:Pria Disiram Air Keras di Rawa Buaya: Videonya Viral, Pelaku Diburu
Di sisi lain, munculnya nama dosen dalam pusaran kasus ini membuat UGM berada dalam posisi yang sensitif. Menanggapi dugaan tindak kekerasan anak yang terjadi di lingkungan daycare tersebut, UGM menyatakan keprihatinan yang mendalam.
"Kami menjunjung tinggi prinsip objektivitas serta komitmen terhadap perlindungan anak," lanjut Made Andi.
Ia juga menekankan bahwa universitas sangat berempati kepada para penyintas dan keluarga yang terdampak oleh insiden ini.
BACA JUGA:WNI Buronan FBI Ditangkap di Phuket, Terlibat Jaringan Love Scam Puluhan Juta Dolar
Langkah selanjutnya, UGM mengaku tidak akan tinggal diam. Kampus saat ini tengah memantau jalannya proses hukum dengan saksama. Jika ditemukan pelanggaran yang mencederai integritas atau aturan kampus, pihak universitas siap mengambil tindakan sesuai regulasi yang berlaku.
"Kami menghormati dan mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan. Sejalan dengan itu, kami siap mengambil langkah tindak lanjut sesuai kapasitas UGM," pungkasnya.





