VIVA – Operator kompetisi I League buka suara terkait viralnya tayangan ruang VAR yang terlihat kosong saat laga Persiba Balikpapan vs PSS Sleman langsung di Stadion Batakan, Balikpapan, Minggu, 26 April 2026.
Banyak yang mempertanyakan apakah sistem Video Assistant Referee benar-benar berjalan saat pertandingan atau tidak.
I League memastikan, tidak ada masalah dalam pengoperasian VAR saat pertandingan berlangsung.Direktur Utama I League, Ferry Paulus, menegaskan bahwa seluruh perangkat dan personel VAR tetap berada di posisi masing-masing, mulai dari VAR, AVAR hingga Replay Operator.
Namun, ia tak menampik adanya kejanggalan pada tayangan yang beredar di publik. Ferry mengungkapkan, masalah justru terjadi pada sisi penyiaran, bukan pada sistem VAR itu sendiri. Artinya, ruang VAR sebenarnya tetap beroperasi normal, hanya saja tampilan yang muncul di layar tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
"I League memastikan bahwa seluruh proses VAR berjalan sesuai standar dan protokol yang berlaku. Tidak ada kendala dalam operasional pengambilan keputusan di lapangan," kata Ferry.
"Terkait tayangan yang beredar, kami mengidentifikasi adanya sistem error pada sisi penayangan sehingga visual yang muncul tidak merepresentasikan kondisi real-time di ruang VAR," ia menambahkan.
Lebih lanjut, Ferry memastikan setiap proses pengecekan keputusan oleh wasit di lapangan tetap dilakukan melalui koordinasi penuh dengan tim VAR. Sistem komunikasi dan alur kerja disebut berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
"I.League berkomitmen menjaga integritas kompetisi dan memastikan penggunaan teknologi VAR dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel," ujar dia.
Laga tersebut sendiri berakhir imbang 1-1. Persiba Balikpapan unggul lebih dulu lewat Arsa Ramadan, sebelum disamakan PSS Sleman melalui Gustavo Tocantins.
Meski sempat menuai tanda tanya, I.League memastikan tidak ada yang salah dengan keputusan wasit. Masalah hanya sebatas tampilan siaran yang menyesatkan.





