Kepala Wasit Italia Skorsing Diri Sendiri, Bayang-Bayang Skandal Baru Hantui Serie A

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sepak bola Italia kembali diguncang isu serius. Kepala penugasan wasit untuk kompetisi Serie A dan Serie B, Gianluca Rocchi, memutuskan skorsing untuk dirinya sendiri menyusul penyelidikan dugaan penipuan olahraga oleh Kantor Kejaksaan Milan.

Langkah tersebut diambil Rocchi secara sukarela guna memberikan ruang bagi proses hukum berjalan tanpa intervensi. Ia menyebut keputusan itu sebagai pilihan yang berat, tapi diperlukan.

Baca Juga
  • Inter Milan Hantam AS Roma 5-2, Kokoh di Puncak Klasemen
  • Napoli Pesta Gol ke Gawang Cremonese, Tunda Perayaan Scudetto Inter
  • Inter di Ambang Amankan Scudetto, Pentahbisan Gelar Juara Serie A Bisa Terjadi Akhir Pekan Ini

“Pilihan ini menyakitkan dan sulit, tetapi diambil bersama keluarga saya agar proses hukum dapat berjalan sebagaimana mestinya. Saya yakin akan melewatinya tanpa terluka dan kembali lebih kuat,” ujar Rocchi dalam pernyataannya kepada Asosiasi Wasit Italia.

Selain Rocchi, pengawas VAR Andrea Gervasoni juga mengambil langkah serupa. Keduanya tengah diselidiki terkait dugaan pelanggaran yang terjadi pada musim Serie A sebelumnya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Berdasarkan laporan media Italia, Rocchi diduga mencampuri protokol VAR serta mengatur penunjukan wasit yang dianggap menguntungkan klub Inter Milan. Namun tuduhan tersebut langsung mendapat respons dari pihak klub.

Presiden Inter Giuseppe Marotta mengaku terkejut dengan kabar yang beredar. Ia menegaskan bahwa klubnya tidak pernah memiliki preferensi terhadap wasit tertentu.

“Kami mengetahui hal ini dari media dan tentu terkejut. Kami tidak memiliki wasit yang disukai atau tidak disukai. Kami yakin bertindak secara adil, dan itu seharusnya cukup meyakinkan semua pihak,” kata Marotta.

Ia juga menegaskan bahwa Inter tidak terlibat dalam kasus tersebut dan optimistis tidak akan terseret dalam proses hukum yang berjalan.

Mencuatnya kasus ini kembali membangkitkan kekhawatiran akan terulangnya krisis besar dalam sepak bola Italia, mengingat publik masih mengingat skandal Calciopoli yang mengguncang kompetisi pada 2006.

Dalam skandal tersebut, sejumlah klub besar seperti Juventus harus menerima sanksi berat, termasuk pencabutan gelar Serie A 2004-2005 dan degradasi ke Serie B. Klub lain seperti AC Milan, Fiorentina, Lazio, dan Reggina juga turut terseret dalam pusaran kasus tersebut.

Penyelidikan yang kini berlangsung menjadi sorotan publik dan pemangku kepentingan sepak bola Italia. Banyak pihak berharap proses hukum berjalan transparan agar integritas kompetisi tetap terjaga dan kepercayaan publik tidak kembali runtuh.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Reuters
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Media Italia Tak Habis Pikir, Jelas-jelas Dibantai 0-4 Tapi Emil Audero Tetap Jadi Sorotan
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Potret Pabrik Tempe Rumahan di Jakut, 45 Tahun Bertahan di Tengah Guncangan Harga Kedelai
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Jalur Selatan Garut Kembali Normal Usai Ditutup Dampak Longsor
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi–Syifa Hadju, Santap Kari Laksa dan Sampaikan Doa
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Hari Ini Prabowo Dikabarkan ”Reshuffle” Kabinet Lagi, Siapa Saja yang Diganti?
• 8 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.