Kategori KPM yang Tidak Menerima Bansos di 2026, Ini Cara Cek Statusnya

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah memperbarui data penerima bantuan sosial (bansos) pada 2026 untuk memastikan penyaluran semakin tepat sasaran. Dalam pemutakhiran terbaru Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), ditemukan sebanyak 11.014 keluarga penerima manfaat (KPM) yang dinilai tidak lagi layak menerima bantuan.

Temuan ini disampaikan oleh Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti, usai pertemuan di kantor Kementerian Sosial di Jakarta, Senin. Ribuan KPM tersebut masuk dalam kategori inclusion error, yakni penerima yang secara ekonomi sudah berada di luar kelompok sasaran utama.

Kategori KPM yang Tidak Lagi Terima Bansos 2026

KPM yang dicoret dari daftar penerima bansos umumnya memiliki kondisi ekonomi yang dinilai sudah meningkat. Mereka termasuk dalam:

  1. Kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan di atas kriteria penerima
  2. Masuk dalam desil 5 ke atas dalam DTSEN
  3. Tidak lagi tergolong sebagai keluarga rentan atau miskin

Meski jumlahnya hanya sekitar 0,06 persen dari total 18,15 juta penerima bansos pada triwulan I 2026, langkah ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan akurasi data. Dengan demikian, bantuan dapat difokuskan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Pembaruan Data DTSEN 2026

Pemutakhiran DTSEN juga mencatat adanya perubahan jumlah penduduk, baik pada tingkat keluarga maupun individu. Jumlah keluarga meningkat dari 95,0 juta menjadi 95,3 juta dan jumlah individu naik dari 289,0 juta menjadi 289,3 juta jiwa. Perubahan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain:

  1. Pembaruan data kematian melalui sistem administrasi kependudukan
  2. Hasil verifikasi dan temuan lapangan
  3. Penambahan data kelahiran
  4. Reaktivasi nomor induk kependudukan (NIK)

Seluruh data terbaru ini menjadi dasar penyaluran bansos tahap berikutnya sepanjang 2026.

Baca Juga

  • Cara Ubah Kategori Desil agar Bisa Dapat Bansos Lagi di 2026
  • Bansos PKH 2,8 Juta Masyarakat Belum Cair, Ini Cara Cek Desil & Penerima
  • Bansos KLJ 2026 Cair Bertahap, Ini Jadwal Pencairan, Skema Pencairan, dan Syarat Penerima
Daftar Bansos yang Cair April 2026

Sejumlah program bansos tetap disalurkan pada April 2026 untuk menjaga daya beli masyarakat dan memenuhi kebutuhan dasar. Berikut di antaranya:

  1. Program Keluarga Harapan (PKH)
    Menyasar sekitar 10 juta KPM dengan total anggaran Rp28,7 triliun. Diberikan kepada keluarga dengan komponen tertentu seperti ibu hamil, anak sekolah, dan lansia.
  2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Kartu Sembako
    Menjangkau sekitar 18,3 juta KPM dengan nilai Rp200.000 per bulan. Dicairkan setiap tiga bulan, sehingga total yang diterima Rp600.000 sekaligus.
  3. Bantuan Pangan (Beras dan Minyak Goreng)
    Disalurkan untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat, dengan dukungan stok dari Perum Bulog.
  4. Program Indonesia Pintar (PIP)
    Diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu dengan nominal:
    - SD: Rp450.000 per tahun
    - SMP: Rp750.000 per tahun
    - SMA/SMK: hingga Rp1,8 juta per tahun
Cara Cek Penerima Bansos 2026

Masyarakat dapat mengecek status penerimaan bansos secara mandiri melalui dua cara berikut:

1. Melalui Situs Resmi
  1. Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
  2. Masukkan data wilayah sesuai KTP
  3. Ketik nama lengkap
  4. Isi kode captcha
  5. Klik “Cari Data”
2. Melalui Aplikasi
  1. Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store
  2. Daftar akun dan lengkapi data diri
  3. Unggah foto KTP dan swafoto
  4. Login dan buka menu profil
  5. Informasi bansos akan ditampilkan

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi dari sumber resmi. Dengan pembaruan DTSEN 2026, diharapkan penyaluran bansos semakin akurat dan mampu menjangkau kelompok yang benar-benar membutuhkan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
OJK Ungkap Hasil Pertemuan dengan MSCI, Ini Poin-poinnya
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
AHY Usai LavAni Juara Proliga 2026: Buah Evaluasi dan Kerja Keras Seluruh Tim
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
ASN Lamongan Ajukan Cuti Haji, Didominasi Tenaga Guru
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
IHSG Dibuka Menguat 29,02 Poin Namun Pasar Masih Bergerak Hati-hati
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pemerintah-BI Masih Pede Ekonomi RI Tumbuh 5,4% Tahun Ini, Risiko Resesi Kecil
• 8 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.