Liputan6.com, Jakarta - Polres Metro Depok memeriksa delapan petugas kantor Imigrasi Non TPI Depok. Pemeriksaan ini sebagai tindak lanjut peristiwa tewasnya tahanan WNA asal Inggris, Duncan James Rance di dalam kamar mandi ruang tahanan pada Selasa (21/4/2026). Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Made Gede Oka, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap petugas Imigrasi Depok.
"Kami sudah melakukan pemeriksaan sekitar delapan orang saksi,” ujar Made saat ditemui di Polres Metro Depok, Senin (27/4/2026).
Advertisement
Pemeriksaan petugas Imigrasi Depok untuk meminta keterangan berkaitan dengan WNA yang tewas. Mulai dari awal penangkapan WNA sampai ditemukan tewas di kantor Imigrasi Depok.
“Kami periksa mulai dari siapa yang melakukan pemeriksaan (WNA) sampai juga yang melakukan penjagaan, serta sampai dengan siapa yang menemukan pertama kali,” jelas Made.
Polres Metro Depok sebelumnya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan visum luar serta dalam pada korban. Untuk menjaga transparansi, Polres Metro Depok melakukan autopsi di Rumah Sakit Polri Bhayangkara.
“Untuk hasil lengkapnya masih menunggu karena harus ada pemeriksaan dalam dan pemeriksaan toksikologi,” terang Made.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, penyebab korban tewas dikarenakan adanya jeratan pada leher, serta tanda-tanda gantung diri pada korban. Selain itu, keluarga korban turut melakukan pendampingan saat autopsi di rumah sakit.
“Kami masih menunggu secara saintifik apa hasil keputusan dari Rumah Sakit Polri tentang otopsi,” ucap Made.




