BAMAKO, KOMPAS.TV - Menteri Pertahanan Mali Sadio Camara dilaporkan tewas dalam serangan yang terjadi di kediamannya pada Sabtu (25/4/2026).
Serangan tersebut terjadi diawali dengan bom bunuh diri. Saat itu, pelaku meledakkan truk yang dikendarainya di kediaman Camara di dekat Bamako.
Usai kejadian itu, Camara sempat melakukan perlawanan dengan terlibat baku tembak dengan para penyerangnya.
Baca Juga: Tolak KlaimTrump, Iran Sebut Masih Punya Kartu yang Belum Dimainkan untuk Hadapi AS
Media setempat meyakini kematian Camara merupakan bagian dari gelombang serangan yang dilakukan militan jihadis dan separatis yang terjadi di sepanjang negara Afrika itu.
Dikutip dari BBC, Senin (27/4/2026), stasiun TV pemerintah mengofirmasi kematian Saido Camara beberapa jam kemudian.
Mereka mengungkapkan sang menteri tewas karena kepalanya terluka yang disebabkan serangan tersebut.
Laporan itu juga mengatakan pemimpin junta militer Mali, Jenderal Assimi Goita, telah dipindahkan ke lokasi aman setelah rumahnya menjadi target serangan.
Keluarga Camara dan juga media Prancis, mengungkapkan serangan yang dilakukan oleh militan yang terafiliasi dengan Al-Qaeda itu juga menewaskan tiga anggota keluarga sang menhan.
"Camara terbunuh setelah kendaraan yang dipenuhi peledak dan dikemudikan seorang pelaku bom bunuh diri menargetkan kediaman menteri," bunyi pernyataan yang dikeluarkan Juru Bicara Pemerintah Mali Issa Ousmane Coulibaly.
Penulis : Haryo Jati Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : BBC
- mali
- menhan mali
- serangan
- bom bunuh diri
- baku tembak
- sadio camara





