CIBINONG, DISWAY.ID – Bupati Bogor, Rudy Susmanto tengah menyiapkan transformasi kawasan Parung menjadi pusat ekonomi baru yang terintegrasi.
Konsep yang diusung tidak hanya sebatas penataan pasar, tetapi menggabungkan fungsi perdagangan, kuliner, dan transportasi dalam satu kawasan modern.
Demikian disampaikan Bupati Bogor, Rudy Susmanto saat memimpin rakor bersama jajaran kepala perangkat daerah, di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Senin 27 April 2026.
BACA JUGA:Mudik Gratis 2026 Kabupaten Bogor: Cek Rute dan Syarat yang Berlaku
Bupati Rudy menyampaikan bahwa kawasan Parung memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara lebih terstruktur dan representatif.
Salah satu rencana utama adalah pembangunan pasar ikan yang terintegrasi dengan pusat layanan masyarakat dan area kuliner.
“Konsepnya bukan hanya pasar biasa. Kita ingin ada pasar ikan yang tertata, lalu di lantai atasnya ada tempat makan yang nyaman. Masyarakat bisa menikmati kuliner sambil melihat langsung aktivitas perdagangan di bawah,” ujar Rudy.
Selain itu, kawasan tersebut juga akan dilengkapi fasilitas pendukung seperti area parkir terpadu (park and ride) dan shelter angkutan umum.
BACA JUGA:Wow! Program MBG Terbukti Turunkan Angka Stunting Siswa 57 Persen di Kabupaten Bogor
Langkah ini diharapkan mampu mengatasi persoalan klasik di Parung, seperti kemacetan akibat angkutan yang berhenti sembarangan di badan jalan.
Pemkab Bogor telah menyiapkan dua titik lahan strategis untuk mendukung pengembangan tersebut.
Lahan pertama seluas sekitar 7.000 meter persegi direncanakan menjadi pusat utama kegiatan ekonomi terintegrasi.
Sementara itu, lahan kedua seluas kurang lebih 2 hektar akan difungsikan sebagai pengembangan kawasan pendukung, termasuk akses transportasi.
Menurut Rudy, pengembangan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat secara langsung.
BACA JUGA:Dinkes Kabupaten Bogor Ajak Warga Hidup Sehat Lewat Car Free Day di Cibinong
- 1
- 2
- 3
- »





