JAKARTA, KOMPAS.TV - Akademisi dan pengamat politik Rocky Gerung menghadiri acara pelantikan pejabat negara di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari ini, Senin (27/4/2026).
Dalam acara tersebut, Rocky sempat bercakap-cakap dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya.
"Saya ngomong dengan Seskab, ngomong tentang ethics of care dan ethics of right," ujarnya di Istana, Senin, dipantau video YouTube KompasTV.
Rocky menjelaskan, ethics of care merupakan cara psikologis yang memperlihatkan kepemimpinan melalui bahasa tubuh. Bahasa tubuh, kata dia, ada yang tersembunyi dan yang terucap.
Menurut Rocky, Seskab Teddy mampu memilah kapan bahasa tubuh yang terucap bisa dipamerkan, dan kapan bahasa tubuh yang sifatnya psikologis disimpan untuk hal-hal yang momentum.
Baca Juga: Presiden Prabowo-Gibran Salami Rocky Gerung usai Pelantikan KSP Dudung-Qodari di Istana
Selain Teddy, Rocky juga sempat bersalaman dengan Presiden Prabowo Subianto yang disebutnya sebagai teman diskusi lamanya. Sambil bersalaman, kata Rocky, Prabowo juga sempat mengatakan sesuatu kepadanya.
"Pak Prabowo kan teman saya diskusi dulu dan beliau (mengatakan) 'oh, Pak Rocky, terima kasih hadir, dan ternyata Pak Rocky masih dissident (tidak setuju dengan sistem, organisasi, atau politik yang sudah mapan)', tapi Anda lihat wajahnya wajah bercanda. Memang saya dissident," ucapnya.
Rocky juga membahas mengenai pelantikan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH).
Menurutnya, ada 70 juta Gen Z (orang-orang yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012) yang menunggu sikap pemerintah terhadap isu-isu lingkungan.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- rocky gerung
- istana
- prabowo
- prabowo subianto
- teddy indra wijaya
- seskab teddy





