Menteri Agus Andrianto Tegaskan Sanksi Berat bagi Pegawai Terlibat Narkotika demi Jaga Integritas Pemasyarakatan

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menyiapkan sanksi tegas bagi pegawai yang terlibat dalam peredaran narkotika sebagai upaya menjaga integritas institusi.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengingatkan seluruh pegawai untuk tidak melakukan pelanggaran hukum dalam bentuk apa pun.

Ia menegaskan pentingnya menjaga nama baik institusi di tengah sorotan publik terhadap kasus pelanggaran di lingkungan pemasyarakatan.

Agus menyatakan, "Jangan hancurkan periuk anda dengan melakukan tindakan yang salah dan melanggar hukum. Kalian harus jaga instansi ini dan kalian sudah tahu hukuman jika terlibat dalam peredaran narkotika,".

Penindakan Tegas dan Pengawasan Diperketat

Tercatat sebanyak 365 pegawai di lingkungan kementerian telah ditindak akibat berbagai pelanggaran.

Pelanggaran tersebut meliputi keterlibatan dalam peredaran narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan hingga praktik pungutan liar.

Agus mengungkapkan, "Pegawai tersebut kini sedang berproses menjalani hukuman dan kami pastikan hukuman berat. Jangan sampai kasus ini berulang lagi pada yang lainnya,".

Menteri juga menginstruksikan kepala lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan untuk memperketat pengawasan internal.

Langkah ini dilakukan guna memastikan tidak ada lagi peredaran narkotika di dalam lapas dan rutan.

Transformasi Pemasyarakatan dan Pendekatan Humanis

Selain penindakan, kementerian menekankan pendekatan pembinaan dalam sistem pemasyarakatan.

Kepala lapas dan rutan diminta memperlakukan warga binaan secara manusiawi agar mereka dapat berubah menjadi lebih baik.

Pendekatan ini bertujuan memberikan harapan hidup baru bagi warga binaan setelah menjalani masa hukuman.

Agus menyatakan, "Lembaga Pemasyarakatan kini sedang bertransformasi sebagai rumah bagi insan manusia yang salah jalan agar patuh hukum dan kembali berbuat baik,".

Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi menilai momentum Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 menjadi titik penting untuk perbaikan sistem.

Ia menekankan perlunya paradigma pemasyarakatan yang lebih terbuka dan inklusif dalam menjalankan tugas.

Mashudi mengatakan, "Kami menyadari bahwa pelaksanaan tugas Pemasyarakatan masih memerlukan berbagai penyempurnaan. Oleh karena itu kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat integritas, serta memastikan seluruh program berjalan secara efektif, dan memberikan dampak yang nyata,".

Kementerian berkomitmen meningkatkan kinerja dan integritas pegawai serta memastikan program pemasyarakatan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Transformasi sistem pemasyarakatan menjadi fokus utama dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Tenxi dan Naykilla Tutup AntiNRML Tour Jakarta dengan Meriah
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Dijaga Ketat, Begini Situasi di Hotel Hilton Washington Usai Insiden Penembakan | KOMPAS SIANG
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Menteri Mukhtarudin kepada Pekerja Migran: Bekerja di Luar Negeri Adalah Peluang Strategis Tingkatkan Kesejahteraan
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Presiden Prabowo Panggil Menteri ESDM, Pastikan Stabilitas Energi Nasional di Tengah Geopolitik Global
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Anime Terbaik Sepanjang Masa
• 15 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.