JAKARTA, DISWAY.ID - Terjadi peristiwa Kereta Api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo menabrak KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi hari ini Senin, 27 April 2026.
Imbas tabrakan KRL-KA Argo Bromo, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menerapkan rekayasa pola operasi perjalanan.
Melalui media sosial resmi KAI, rekayasa pola operasi imbas tabrakan KRL-KA Argo Bromo diterapkan untuk relasi Kampung Bandan-Cikarang dan Kampung Bandan-Bekasi.
Perjalanan KA 6066B relasi Kampung Bandan-Cikarang hanya sampai Stasiun Bekasi.
Sedangkan, KA 5574 relasi Kampung Bandan-Bekasi perjalanannya hanya sampai Stasiun Cakung.
BACA JUGA:Diduga Gara-Gara Taksi Mogok, Kereta Argo Bromo Anggrek Hantam KRL di Stasiun Bekasi Timur
"KA 6066B (Kampung Bandan-Cikarang) Perjalanan hanya sampai Stasiun Bekasi, kembali sebagai KA 5191B (Bekasi-Kampung Bandan)," cuit KAI di X (@CommuterLine), dikutip Senin, 27 April 2026.
"KA 5574 (Kampung Bandan-Bekasi) Perjalanan hanya sampai Stasiun Cakung, kembali sebagai KA 5583B (Cakung-Kampung Bandan)," sambungnya.
KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun BekasiBeredar di media sosial, rangkaian KRL Commuter Line gerbong wanita ringsek dihantam rangkaian KA Argo Bromo.
Sejumlah penumpang yang menjadi korban tampak dievakuasi petugas dengan kondisi luka-luka.
BACA JUGA:Pengumuman: KRL Gak Bisa ke Stasiun Cikarang Imbas Kecelakaan Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyesalkan peristiwa kecelakaan KRL yang ditabrak KA jarak jauh.
"Kami emnyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas kejadian ini," kata Anne dalam keterangan resminya.
Saat ini pihaknya tengah berfokus mengevakuasi seluruh penumpang dan petugas k endapatkan penanganan.
"Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin dan sebaik mungkin. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait di lapangan," tuturnya.
- 1
- 2
- »





