JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah kerabat korban tewas tabrakan KA Argo Bromo dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, mulai mendatangi instalasi pemulangan jenazah di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026) dini hari. Tiga orang tewas dalam peristiwa ini.
Baca juga: Kronologi KA Argo Bromo dan KRL Tabrakan di Bekasi, Bermula Tabrak Taksi
Dari pengamatan Kompas.com di lokasi pada pukul 00.30 WIB, mereka mencari kejelasan tentang kondisi anggota keluarganya yang tidak dapat dihubungi.
Setelah bertanya ke tim relawan yang bertugas mencatat data korban luka, mereka kemudiam diarahkan menuju tim forensik yang bersiaga di depan IGD.
Baca juga: 3 Orang Tewas dalam Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi, KAI: Kami Minta Maaf
Berjalan digandeng tim forensik menuju instalasi jenazah, tampak para kerabat korban sudah mulai tak kuat menahan air mata.
Ketika tim forensik memperlihatkan foto korban, tangis mereka semakin pecah. Suasana kesedihan instalansi pemulangan jenazah mulai terasa.
Suara mereka bergetar, seraya tidak menyangka orang yang disayanginya, telah pergi dengan cara yang begitu memilukan.
"Ya Allah.. Astagfirullahaladzim ya Allah," ujar salah satu kerabat korban.
3 Meninggal, 38 orang terlukaSebanyak 38 penumpang luka dirawat di rumah sakit usai kereta api Argo Bromo Anggrek tabrak KRL atau Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin malam.
Para korban telah dievakuasi ke RSUD Bekasi, RS Primaya, dan RS Mitra Keluarga.
Sementara, tiga penumpang meninggal dunia dalam kecelakaan kereta tersebut.
Untuk mempercepat proses evakuasi, KAI menghentikan sementara operasional kereta api jarak jauh dari Jakarta, baik dari Stasiun Pasar Senen maupun Gambir.
KAI juga membuka posko informasi di Stasiun Bekasi Timur dan menyediakan layanan contact center 121 bagi keluarga yang mencari informasi terkait penumpang.
Hingga kini, proses evakuasi masih terus berlangsung, khususnya untuk memastikan tidak ada lagi penumpang KRL yang tertinggal di dalam rangkaian.
Sebelumnya diberitakan, Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) Bekasi-Jakarta terlibat kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin malam.
Berdasarkan pemantauan Kompas.com di lokasi, sejumlah penumpang KRL dievakuasi oleh petugas damkar dan rescue ke mobil ambulans.
Mobil ambulans sudah berada di sekitar tempat parkir Stasiun Bekasi Timur. Terlihat korban luka dibawa tandu oleh petugas.
Petugas kepolisian terlihat berjaga di lokasi untuk mengatur lalu lintas dan evakuasi penumpang.
Salah satu korban penumpang KRL perempuan terjepit kursi karena lokomotif KA Argo Bromo sampai masuk ke gerbong KRL wanita.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




