Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) akan fokus pada penanganan korban kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek.
Kepala BP BUMN Dony Oskaria memastikan penanganan korban kecelakaan akan menjadi prioritas utama.
"Fokus utama kami saat ini bukan hanya pemulihan operasional jalur, tetapi memastikan setiap individu yang terdampak mendapatkan penanganan yang paling cepat dan terbaik," ujar Dony dalam keterangan resminya, Selasa (28/4/2026).
Dia menegaskan bahwa instruksi presiden sangat jelas, yakni keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi. Saat ini, seluruh energi dikerahkan untuk memastikan layanan medis bagi para korban berjalan cepat dan tepat.
Pernyataan tersebut disampaikan ketika meninjau langsung lokasi musibah kecelakaan kereta api di wilayah Bekasi Timur, Selasa dini hari bersama Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan utusan khusus Presiden Raffi Ahmad.
"Atas nama pribadi maupun atas nama pemerintah, BP BUMN serta Danantara, kami mengucapkan duka yang mendalam dan permohonan maaf yang setulus-tulusnya atas musibah yang terjadi," ujar Dony.
Baca Juga
- Kecelakaan KRL vs Argo Bromo Anggrek, KAI Ungkap Update Terbaru
- BREAKING: Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur
- Kecelakaan KRL vs Argo Bromo di Bekasi: 240 Penumpang Selamat!
Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan keprihatinannya atas insiden yang melibatkan dua layanan kereta api di wilayah Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026).
"Kemenhub memastikan evakuasi dilakukan secara cepat dengan mengutamakan keselamatan korban terdampak," kata Dudy yang tengah berada di lokasi untuk memastikan proses evakuasi berjalan lancar, dikutip dalam siaran pers.
Adapun, lanjutnya, pendataan jumlah korban masih terus dilakukan. Kemenhub akan terus berkoordinasi secara intensif dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan proses evakuasi berjalan optimal seiring perkembangan di lapangan.
Selain itu, Kemenhub juga mendukung langkah-langkah investigasi dari KNKT dan pihak terkait guna mendalami penyebab insiden tersebut.





