Kisah 83 Tahun dan 17 Tahun Warnai Haji Denpasar

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Redaksi TVRI Bali

TVRINews, Bali

Pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 menghadirkan kisah inspiratif dari Kota Denpasar. Dua calon jemaah haji dengan selisih usia sangat jauh, yakni 83 tahun dan 17 tahun, sama-sama bersiap menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Di satu sisi, Kartini Nungcik menjadi calon jemaah haji tertua asal Denpasar yang akhirnya berangkat setelah menunggu selama 13 tahun. Di sisi lain, Dhani Aditya Saputra menjadi calon jemaah termuda yang berangkat di usia 17 tahun setelah didaftarkan sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.

Perbedaan usia ini menunjukkan ibadah haji dapat dijalani siapa saja selama kesiapan fisik, mental, dan administrasi terpenuhi.

Kartini Nungcik, warga Jalan Taman Pancing Barat, Denpasar, dijadwalkan berangkat pada 8 Mei 2026 bersama 258 calon jemaah haji asal Denpasar menuju Embarkasi Surabaya. Selanjutnya, rombongan akan diterbangkan ke Tanah Suci pada 10 Mei 2026.

Meski telah berusia 83 tahun, Kartini tetap memiliki semangat kuat untuk menunaikan ibadah haji. Ia mengalami gangguan pendengaran dan menggunakan kursi roda dalam menjalankan aktivitas.

Selama berada di Tanah Suci, Kartini akan didampingi keluarga, yakni menantunya, Masminah Sutali, dan anaknya, Hajairin.

“Beliau sangat bahagia akhirnya bisa berangkat ke Tanah Suci setelah menunggu selama 13 tahun. Walaupun kondisi pendengaran sudah menurun, semangat beliau luar biasa,” ujar Masminah Sutali, pendamping jemaah lanjut usia, Senin, 27 April 2026.

Sebelum keberangkatan, Kartini telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi melalui Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar. Hasil pemeriksaan menyatakan kondisi kesehatannya memenuhi syarat.

Kisah berbeda datang dari Dhani Aditya Saputra, calon jemaah haji termuda asal Bali. Dhani mengaku sempat terkejut ketika mengetahui dirinya telah terdaftar sebagai jemaah haji sejak kecil.

“Awalnya saya kaget karena ternyata sudah didaftarkan sejak kecil. Tapi sekarang saya merasa bersyukur dan siap berangkat bersama ibu,” ujar Dhani.

Saat ini, Dhani masih berstatus siswa kelas XII SMA. Ia telah mempersiapkan diri secara mental dan fisik serta memastikan izin dari sekolah telah selesai.

Tahun ini, sebanyak 258 calon jemaah haji asal Denpasar terbagi dalam kloter 70 dan 71 sebelum diberangkatkan ke Mekkah. Secara keseluruhan, kuota jemaah haji Bali mencapai 698 orang.

Kisah Kartini dan Dhani menjadi gambaran perjalanan ibadah haji yang melintasi batas usia, dari lanjut usia hingga generasi muda, dengan semangat dan harapan yang sama untuk menunaikan rukun Islam kelima.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
3,8 Juta Pekerja Kreatif di Jatim Terdampak Perlambatan Industri Event
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Rumor Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Syifa Hadju Menikah Pakai Wali Hakim, Ini Alasan dan Dasar Hukumnya
• 8 jam laluintipseleb.com
thumb
Ini 8 Tim yang Lolos ke Regional Playoffs Campus League Basket Surabaya
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Disentil Prabowo Masih Disiden, Rocky Gerung Santai: Emang Saya Disiden!
• 10 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.