Jaga Energi Negeri, PHE Perkuat KSOT Migas Lewat Standar Keselamatan Tinggi

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina menggelar sosialisasi konsep Kerja Sama Operasi dan/atau Teknologi (KSOT) dalam pengelolaan struktur dan area migas.

Hal ini sebagai bagian dari strategi peningkatan produksi nasional sekaligus menjaga ketahanan energi Indonesia. 

BACA JUGA:Uji Coba B50 di Kereta Api Bukti Kesiapan Energi Alternatif Nasional

Kegiatan yang berlangsung di Jakarta pada Jumat, 24 April 2026, ini juga menegaskan komitmen kuat perusahaan terhadap penerapan aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) dalam setiap pelaksanaan kerja sama.

KSOT merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi struktur idle dan undeveloped discovery melalui kolaborasi dengan mitra dan penyedia teknologi. 

Inisiatif ini sejalan dengan terbitnya Permen ESDM No. 14 Tahun 2025 serta PTK SKK Migas No. 23 Tahun 2025 yang menjadi landasan regulasi dalam pelaksanaan kerja sama operasi dan teknologi di sektor hulu migas.

BACA JUGA:MoU Strategis Kemenkop & Kemenimipas: Koperasi Jadi Jalan Baru Kemandirian Warga Lapas

Sebagai bentuk implementasi awal regulasi tersebut, PHE telah membuka kerja sama pengelolaan sumur idle. 

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Idle Wells Batch 1 serta Confidentiality Agreement (CA) untuk Batch 1 dan Batch 2 dengan calon mitra.

Direktur Utama PHE, Awang Lazuardi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kementerian ESDM dan SKK Migas atas dukungan regulasi yang membuka peluang kolaborasi lebih luas.

Ia menegaskan bahwa KSOT menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong peningkatan produksi migas nasional.

BACA JUGA:Universitas Udayana Buka Jalur Mandiri Program Mitra Kerjasama, Cek Syarat dan Alur Pendaftarannya

“KSOT merupakan bagian dari strategi kita untuk mendukung kemandirian energi dan meningkatkan produksi migas nasional. Kami mengundang para mitra dan penyedia teknologi untuk berpartisipasi aktif dalam peluang kerja sama ini,” ujar Awang.

Dalam pelaksanaannya, PHE menegaskan bahwa seluruh proses bisnis harus mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta menjadikan aspek HSSE sebagai prioritas utama.

BACA JUGA:375 Jemaah Haji Malang Tiba di Madinah, Ketua DPRD Darmadi Ikut Berangkat Reguler

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nah Lho! Prajurit TNI Korban Pengeroyokan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan
• 15 jam laludisway.id
thumb
Masjid Al Ghamamah Madinah: Jejak Salat Istisqa Rasulullah yang Jadi Destinasi Ziarah
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Airlangga Klaim Ekonomi Indonesia Tetap Kuat di Tengah Ketidakpastian Global
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
KAI Ungkap KRL Terhenti Usai Tertemper Taksi, Lalu Ditabrak KA Argo Bromo
• 7 jam laludetik.com
thumb
Geliat Saham ESSA di Tengah Lonjakan Harga Amonia
• 17 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.