Jakarta: Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan menginvestigasi penyebab kecelakaan antara kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin, 24 April 2026. KNKT dipastikan bakal melihat secara objektif insiden kecelakaan kereta tersebut.
“Kami memberikan kesempatan kepada KNKT untuk melakukan investigasi lihat secara objektif, melihat kejadian pada malam hari ini,” ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, di Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 28 April 2026.
Kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Istimewa
Sementara itu, Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidi, menjelaskan kecelakaan ini terjadi sekitar kurang dari pukul 21.00 WIB, dimulai dengan adanya temperan taksi hijau itu di jalur perlintasan langsung (JTL) 85.
Dia menduga temperan ini yang membuat sistem perkeretaapian di daerah stasiun emplasemen Bekasi Timur ini agak terganggu. Namun, dia menyerahkan sepenuhnya kepada KNKT untuk melakukan investigasi menyeluruh.
“Kami menyerahkan kepada KNKT untuk lebih detail mencari tahu penyebab kecelakaan kereta malam ini,” ujar dia.




