Dua pesawat yang mengangkut jemaah haji Indonesia mengalami gangguan. Keduanya merupakan milik maskapai Saudia Airlines.
Satu pesawat dengan rute Surabaya-Madinah yang mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara pada Minggu (26/4). Satu pesawat lainnya rute Batam-Madinah mengalami gangguan teknis di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau pada Senin (27/4).
"Ada kendala tadi dua kendala dua pesawat Saudi, satu harus servis di Medan kemudian satu yang di Batam. Batam itu tidak bisa berangkat harus mencari pengganti," kata Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan di Asrama Haji Embarkasi Sukolilo Surabaya (Ahess), Senin (27/4).
Ia menyampaikan bahwa seluruh calon jemaah haji yang terdampak telah difasilitasi. Di Medan, calon jemaah haji diberi akomodasi tiga hotel di sekitar bandara. Lalu di Batam diberi opsi akomodasi di lima hotel berbeda dengan petugas.
"Tunda itu kewajiban maskapai menyediakan hotel, makan tiga kali. Kita pantau terus, tim kita yang di Medan selalu mantau ikut mendampingi jamaah kita yang di hotel-hotel itu. Untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan hak mereka untuk semua kebutuhan mereka," ucapnya.
Ia menyampaikan bahwa untuk calon jemaah haji yang terdampak di Medan saat ini telah diberangkatkan ke Arab Saudi.
"Jadwal yang Medan jadwalnya jam 17.00 tadi. Saya belum tahu perkembangan. Yang Batam saya belum dicek lagi. Kalau yang Medan jadwalnya jam 17.00 WIB tadi. Mudah-mudahan sudah berangkat," katanya.
Gus Irfan mengatakan bahwa dirinya sering mewanti-wanti kepada maskapai penerbangan untuk memberikan pelayanan yang optimal. Ia juga telah memberikan peringatan kepada maskapai pesawat atas kejadian ini.
"Kita kadang-kadang maksa-maksa mereka harus siap. Termasuk persiapan cadangan, pesawat cadangan sudah kita minta. Dan sepertinya ternyata tidak terlalu siap ini Saudi-nya. Kita sudah menyampaikan surat peringatan teguran keras kepada mereka," ujarnya.
Gus Irfan berharap kejadian ini tidak mengganggu konsentrasi para calon jemaah haji menjalankan ibadah.
"Ya, ini kan di luar kendali kita. Saya harapkan ini tidak mengganggu konsentrasi jemaah, tidak menyebabkan jemaah down. Ini juga mudah-mudahan akan menambah semangat mereka karena ada kesempatan semalam di hotel untuk terutama mempersiapkan mental ya dalam menjalankan ibadah haji," ucapnya.





