Jakarta: Perumda Pembangunan Sarana Jaya, siap menghadirkan solusi parkir terencana, berkelanjutan, dan terintegrasi di Jakarta. Serta, menjadi model penanganan kawasan perkotaan yang efektif, sejalan dengan transformasi Jakarta menuju kota global.
"Kami mendukung penuh inisiatif Bapak Wakil Gubernur Rano Karno melalui kolaborasi penyediaan lahan parkir yang terintegrasi, aman dan mudah diakses," kata Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Bernard Yohanes, dikutip dari Antara, Senin, 27 April 2026.
Menurut Bernard, hal itu sebagai bagian dari dukungan terhadap penataan kawasan dan solusi parkir terintegrasi. Pihaknya telah mengambil peran strategis dalam mendukung penyediaan solusi parkir yang lebih tertata dan terorganisir.
Baca Juga :
Atasi Keluhan Warga, Lahan Parkir di Taman Bendera Pusaka Bakal DitambahIa mengatakan dukungan tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dan skema kolaborasi. Yakni, bersama perangkat daerah terkait, khususnya Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta serta Forkopimda setempat.
Bernard melanjutkan pemanfaatan lahan untuk mendukung penataan kawasan dilakukan secara bertahap dan terukur. Sehingga, tidak terbatas hanya pada aset milik Sarana Jaya.
Pihaknya juga melalui penjajakan berbagai skema kerja sama strategis antarpemangku kepentingan. Hal tersebut, guna memastikan solusi parkir yang berkelanjutan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
"Penataan parkir bukan hanya soal kendaraan, tetapi tentang bagaimana kita mengembalikan fungsi ruang publik untuk masyarakat," ujar Bernard.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BUMD dan seluruh pemangku kepentingan, penataan kawasan Lebak Bulus diharapkan dapat menjadi model penanganan kawasan perkotaan. Sehingga, dapat lebih efektif dan berkelanjutan, sejalan dengan transformasi Jakarta menuju kota global yang tertib, modern dan inklusif.
"Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan pemangku kepentingan terkait agar solusi yang dihadirkan tidak bersifat sementara, tetapi menjadi bagian dari penataan kawasan kota yang berkelanjutan," kata Bernard.
Wagub DKI Jakarta Rano Karno/Foto: Antara
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, memimpin langsung aksi penertiban parkir liar di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat, 24 April 2026. Hal ini, sebagai langkah konkret Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menata kawasan dan mengurai kemacetan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
Rano Karno menegaskan bahwa parkir liar tidak hanya mengganggu ketertiban kota, tetapi juga berdampak langsung pada kepentingan publik.
"Kegiatan penataan kawasan area di dekat mal Poins Square tersebut dilakukan guna mengurai kemacetan yang kerap dikeluhkan masyarakat. Parkir liar sangat merugikan publik karena menghambat akses umum dan memicu kerawanan tindak kriminalitas," kata Rano.




