Budidaya Tematik Papua Dorong Ketersediaan Bahan Baku MBG

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA, – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) menyatakan bahwa program budidaya tematik memainkan peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan dan mendukung kebutuhan bahan baku untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang digalakkan pemerintah.

Kepala DKP Papua, Iman Djuniawal, di Jayapura, Minggu, menyampaikan bahwa program budidaya tematik menjadi langkah strategis dalam menguatkan sektor perikanan. Program ini difokuskan sebagai alternatif dari perikanan tangkap yang produksinya tidak selalu stabil. "Komoditas yang dikembangkan dalam program tersebut antara lain ikan air tawar seperti nila dan lele," katanya.

Menurut Djuniawal, pengelolaan program ini dirancang agar terhubung dengan koperasi desa Merah Putih untuk memperlancar distribusi hasil produksi hingga ke masyarakat. "Pengelolaan melalui koperasi desa diharapkan dapat memperkuat distribusi dan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa program yang didukung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini diharapkan dapat memperkuat produksi perikanan di daerah. "Kami berharap pemerintah kabupaten dan kota proaktif mengusulkan lokasi agar dapat masuk dalam alokasi program nasional," katanya lagi.

Dia menambahkan bahwa program ini memiliki kuota untuk sekitar 200 lokasi. Oleh karena itu, daerah harus segera mengajukan usulan untuk menjadi bagian dari program pemerintah tersebut.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
@font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gaikindo Bandingkan Pameran Otomotif China vs Indonesia, Apa Saja Bedanya?
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Johnny Jansen Tersenyum Semringah, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun di BRI Super League dengan Skema yang Sudah Diperhitungkan
• 10 jam lalubola.com
thumb
Tabrakan KRL-KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur, KAI Terapkan Rekayasa Pola Operasi
• 8 jam laludisway.id
thumb
Sampah Organik di TPA Linggasana Karangasem Menurun
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Menag Ajak Umat Kristiani Perkuat Solidaritas dan Persatuan Bangsa
• 21 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.