BEKASI, DISWAY.ID - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan Basarnas Special Group untuk mengevakuasi korban tabrakan kereta api di Stasiun Bekasi Timur.
Sebanyak dua tim diturunkan untuk mempercepat proses evakuasi korban tabrakan kereta antara Commuter Line dengan kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek.
BACA JUGA:Green SM Buka Suara soal Taksinya Sebabkan Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: Tak Ada Kata Maaf?
Basarnas Special Group merupakan unit khusus Basarnas yang memiliki keahlian khusus dan tanggung dalam penanganan pertolongan dan pencarian bencana maupun kecelakaan.
Meski begitu, Kabasarnas, Mohammad Syafii tak bisa memastikan total personel yang diterjunkan untuk melakukan proses evakuasi di stasiun Bekasi Timur.
Selain menerjunkan sejumlah personel, aparat gabungan seperti TNI, Polri, BNPB serta Damkar juga memberikan bantuan terhadap para korban.
BACA JUGA:Basarnas Kerahkan Heli Super Puma Cari Korban Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar
"Secara keseluruhan memang belum update jumlah personel SAR yang bergabung. Karena memang disini bergabung mulai dari Basarnas sendiri mengerahkan dua tim Basarnas Spesial Group dan seluruh Kantor SAR Jaarta ikut terlibat sampai aparat gabungan dan sejumlah peralatan damkar," kata Syafii di lokasi pada Selasa, 28 April 2026.
Lebih lanjut, Syafii menjelaskan bahwa pihaknya akan menambahkan sejumlah peralatan agar mempermudah personel dalam evakuasi korban yang terjebak di dalam gerbong kereta Commuter Line.
Sebab, kondisi dari gerbong belakang yang ditabrak mengakibatkan personel sulit untuk melakukan penyelamatan.
BACA JUGA:Update Korban Tewas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Bertambah 7 Orang, 81 Luka-Luka
"Tentunya dengan sarana prasarana yang ada sebenarnya suah cukup. Jadi kita melakukan tidnakan dari luar ternyata juga mengalami kesulitan tersendiri, sehingga kita di dalam tidak lebih dari 25 orang, dan itu pun bercampur dengan material yang menyatu dari lokomotif dan gerbong," jelas Syafii
Kejadian tersebut bermula ketika sebuah mobil taksi listrik berwarna hijau menutupi lajur dikawasan stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 malam WIB.
Hal tersebut membuat Commuter Line rute Cikarang-Jakarta menghantam mobil sejauh 100 meter dan membuat dua kereta lainnya bertabrakan.
Dengan kejadian tersebut mengakibatkan 74 orang mengalami luka-luka dan sejumlah dilarikan ke tiga rumah sakit umum daerah (RSUD).
- 1
- 2
- »





