JAKARTA, DISWAY.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero lakukan rekayasa pola operasi pada perjalanan KRL Commuter Line pasca kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur.
Kecelakaan kereta api (KA) Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek tabrak KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur tak terhindarkan pada Senin, 27 April 2026 malam sekitar pukul 20.50 WIB.
Insiden ini menyebabkan puluhan korban berjatuhan hingga 7 korban dinyatakan meninggal dunia dalam peristiwa.
BACA JUGA:Transportasi Selain KRL Imbas Tabrakan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur, Naik Transjakarta-LRT
PT KAI menginformasikan sebanyak 240 penumpang KA Bromo Anggrek selamat dan berhasil dievakuasi.
Sementara, 38 penumpang KRL Commuter Line juga berhasil dievakuasi untuk mendapat penanganan medis di rumah sakit terdekat.
Imbas peristiwa ini, PT KAI lakukan rekayasa pola operasi perjalanan KRL Commuter Line pada hari ini Selasa, 28 April 2026.
Rekayasa Pola Operasi KRL Commuter Line Har iniBerikut informasi terkini rekayasa pola operasinal KRL Commuter Line hari Selasa, 28 April 2026.
- KA 6066B (Kampung Bandan–Cikarang) hanya beroperasi sampai Stasiun Bekasi, kemudian kembali sebagai KA 5191B (Bekasi–Kampung Bandan).
- KA 5574 (Kampung Bandan–Bekasi) hanya beroperasi sampai Stasiun Cakung, kemudian kembali sebagai KA 5583B (Cakung–Kampung Bandan).
BACA JUGA:Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara Usai Tabrakan Kereta, KRL Hanya Sampai Bekasi
- KA 5170B (Kampung Bandan–Bekasi) hanya beroperasi sampai Stasiun Cakung, kemudian kembali sebagai KA 5189B (Cakung–Angke).
- KA 5174B (Kampung Bandan–Cikarang) hanya beroperasi sampai Stasiun Manggarai.
- KA 5176B (Kampung Bandan–Cikarang) hanya beroperasi sampai Stasiun Manggarai.
- KA 5166B (Kampung Bandan–Cikarang) hanya beroperasi sampai Stasiun Bekasi, kemudian kembali sebagai KA 5193B (Bekasi–Angke).
- 1
- 2
- »





