JAKARTA, DISWAY.ID - Sebuah rekaman mencekam beredar di media sosial yang memperlihatkan situasi di dalam gerbong wanita KRL ketika dihantam KA Jarak Jauh Argobromo Anggrek pasa Senin, 27 April 2026.
Peristiwa tabrakan tak terhindarkan ini menyebabkan satu rangkaian gerbong wanita hancur total hingga menelan korban jiwa.
Melansir dari akun Instagram @lbj_jakarta, rekaman mencekam memperlihatkan para korban di gerbong wanita saling terhimpit hingga sulit untuk bergerak.
BACA JUGA:Update Tabrakan Kereta di Bekasi Timur: Evakuasi Berlanjut dengan 92 Korban, 7 Meninggal dan 85 Selamat
Kondisi di dalam gerbong wanita tersebut juga sudah tidak terlihat bentuknya, kursi-kursi sudah menghimpit para korban ditambah kondisi gelap membuat situasi makin mencekam.
"Dalam kegelapan total dan kepulan asap, para penumpang terekam saling berpegangan erat dan menguatkan satu sama lain" tulis akun @lbj_jakarta.
Para korban tampak terjepit diantara kursi dan bagian bawah, tangis mereka pecah dan saling bersahutan meminta tolong.
"Pak maju pak... Bapak tolong saya, bapak tolongin pak, bapak tolong saya" teriak penumpang bersahutan.
BACA JUGA:KAI Tanggung Biaya Pengobatan dan Pemakaman Korban Kecelakaan Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Dalam video juga terlihat salah satu korban wanita dalam kondisi luka-luka berhasil dievakuasi keluar oleh petugas dan penumpang lain.
Berdasarkan laporan terbaru, puluhan korban mengalami luka-luka dan 7 orang meninggal dunia.
"Jumlah korban yang terjadi kecelakaan kereta tadi malam, meninggal dunia itu 7 orang," ujar Dirut KAI Bobby Rasyidin kepada awak media Selasa, 28 April 2026.
Seluruh korban dievakuasi ke berbagai rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya, di antaranya RS Bela Bekasi, RS Bhakti Kartini, RS Hermina Bekasi, RS Mitra Keluarga Bekasi Barat dan Timur, RS Mitra Plumbon, RS Primaya Bekasi, RS Siloam Bekasi Timur, RS Siloam Cikarang, hingga RS Polri Kramat Jati.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menegaskan bahwa operasi SAR masih difokuskan pada pencarian korban yang diduga masih berada di dalam rangkaian kereta.
BACA JUGA:KAI Rekayasa Pola Operasi KRL Lintas Bekasi-Cikarang Pasca Kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur
- 1
- 2
- »





