Kecanduan Video Pendek Disebut Bisa Picu Kesepian dan Turunkan Kepuasan Hidup

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan di The Journal of Psychology menemukan kecanduan menonton video pendek di media sosial seperti TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts terkait dengan peningkatan rasa kecemasan dan kesepian. Hal ini kemudian bisa berdampak pada menurunnya kepuasan hidup seseorang.

Penelitian yang dilakukan oleh Tugba Turk dan Muhammet Can Dogru ini berangkat dari kekhawatiran atas pesatnya penggunaan platform video pendek yang menyajikan konten cepat, acak, dan sangat dipersonalisasi melalui algoritma. Pola konsumsi tersebut dinilai dapat membuat pengguna kehilangan kontrol diri dan berpotensi berkembang menjadi kecanduan.

Baca Juga
  • Scroll Medsos Sambil Rebahan, Ini Kata Ahli Soal Tren Bed Rotting
  • Istirahat Sambil Scrolling Justru Bikin Otak Makin Capek
  • Cara Memulihkan Otak yang Lelah Akibat Kelamaan Scrolling Medsos
Instagram. (ilustrasi). - (Dok. Freepik)

 

"Penelitian spesifik mengenai video pendek dan dampaknya pada kesehatan mental masih sangat jarang. Padahal video pendek telah memengaruhi kesejahteraan masyarakat dari waktu ke waktu," kata Tugba Turk dilansir laman Psypost, Senin (27/4/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Penelitian ini menggunakan dua kerangka teori. Pertama, displacement hypothesis yang menjelaskan bahwa penggunaan media digital dapat menggantikan interaksi sosial langsung. Kedua, self-determination theory yang menekankan pentingnya kebutuhan psikologis dasar seperti otonomi, kompetensi, dan keterhubungan sosial.

Para peneliti menduga paparan video pendek yang adiktif mengganggu kebutuhan psikologis dasar ini. Mereka merancang studi ini untuk melihat apakah urutan tekanan psikologis dapat menjelaskan bagaimana kebiasaan digital mengikis kesehatan mental.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polemik Korupsi Chromebook, Kejagung Sarankan Ikuti Persidangan
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ramalan Zodiak Minggu Ini, 27 April-3 Mei 2026
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Kronologi Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha Jogja
• 2 jam lalubeautynesia.id
thumb
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Senilai Rp 1 Miliar di Sunter, Bekuk Satu Pelaku
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Rano Karno Datangi Rumah Duka Korban Tabrakan Kereta, Pastikan Pemprov DKI Beri Bantuan
• 1 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.