Jakarta (ANTARA) - Ketua Komisi V DPR RI Lasarus meminta pemerintah untuk segera menuntaskan masalah perlintasan sebidang di jalur kereta api (KA) yang ia nilai sudah darurat, menyusul kasus kecelakaan kereta api yang terjadi di Bekasi, Jawa Barat.
Dia mengatakan bahwa di Indonesia terdapat ribuan perlintasan sebidang kereta api, di antaranya perlintasan sebidang atau perlintasan antara jalan raya dengan rel kereta itu kerap menjadi sumber kecelakaan.
"Komisi V DPR sudah bertahun-tahun meminta kepada KAI untuk menyelesaikan jalur perlintasan sebidang, tapi hingga saat ini darurat perlintasan sebidang tersebut belum tertangani dengan baik," kata Lasarus di Jakarta, Selasa.
Jika darurat perlintasan sebidang tersebut tidak segera diselesaikan dengan baik, menurut dia, tidak menutup kemungkinan kecelakaan kereta api akan terus terjadi di Indonesia, padahal jalur kereta api seharusnya bebas dan steril dari segala hambatan.
Baca juga: Prabowo siapkan Rp4 triliun perbaiki 1.800 perlintasan kereta di Jawa
Berdasarkan data PT KAI, dia menyampaikan jumlah perlintasan sebidang pada tahun 2025 ada sebanyak 3.703 titik, yang mencakup 2.776 perlintasan terdaftar dan 927 perlintasan tidak terdaftar.
“Makanya di seluruh dunia ini jalur kereta api itu clear and clean, kecuali di Indonesia. Oleh sebab itu jika darurat perlintasan sebidang tidak tertangani dengan baik, maka ada ribuan kemungkinan kecelakaan akan kembali terjadi,” kata dia.
Dalam hal ini, dia pun menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, yang menyebabkan sebanyak 14 orang meninggal dunia dan 84 orang lainnya menjalani perawatan intensif. Dia meminta seluruh petugas dapat memastikan penanganan korban dengan baik.
“Selaku pimpinan Komisi V DPR menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan tersebut. Semoga keluarga korban diberi kekuatan dan ketabahan. Dan kepada petugas di lapangan untuk memastikan dan memprioritaskan penanganan korban agar mendapatkan penanganan dengan baik dan maksimal,” kata dia.
Baca juga: Prabowo setujui pembangunan flyover di Bekasi cegah tabrakan kereta
Baca juga: Prabowo tegaskan pemerintah investigasi tabrakan kereta di Bekasi
Baca juga: MTI: Kecelakaan di Bekasi momen perkuat keselamatan perlintasan kereta
Dia mengatakan bahwa di Indonesia terdapat ribuan perlintasan sebidang kereta api, di antaranya perlintasan sebidang atau perlintasan antara jalan raya dengan rel kereta itu kerap menjadi sumber kecelakaan.
"Komisi V DPR sudah bertahun-tahun meminta kepada KAI untuk menyelesaikan jalur perlintasan sebidang, tapi hingga saat ini darurat perlintasan sebidang tersebut belum tertangani dengan baik," kata Lasarus di Jakarta, Selasa.
Jika darurat perlintasan sebidang tersebut tidak segera diselesaikan dengan baik, menurut dia, tidak menutup kemungkinan kecelakaan kereta api akan terus terjadi di Indonesia, padahal jalur kereta api seharusnya bebas dan steril dari segala hambatan.
Baca juga: Prabowo siapkan Rp4 triliun perbaiki 1.800 perlintasan kereta di Jawa
Berdasarkan data PT KAI, dia menyampaikan jumlah perlintasan sebidang pada tahun 2025 ada sebanyak 3.703 titik, yang mencakup 2.776 perlintasan terdaftar dan 927 perlintasan tidak terdaftar.
“Makanya di seluruh dunia ini jalur kereta api itu clear and clean, kecuali di Indonesia. Oleh sebab itu jika darurat perlintasan sebidang tidak tertangani dengan baik, maka ada ribuan kemungkinan kecelakaan akan kembali terjadi,” kata dia.
Dalam hal ini, dia pun menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, yang menyebabkan sebanyak 14 orang meninggal dunia dan 84 orang lainnya menjalani perawatan intensif. Dia meminta seluruh petugas dapat memastikan penanganan korban dengan baik.
“Selaku pimpinan Komisi V DPR menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas insiden kecelakaan tersebut. Semoga keluarga korban diberi kekuatan dan ketabahan. Dan kepada petugas di lapangan untuk memastikan dan memprioritaskan penanganan korban agar mendapatkan penanganan dengan baik dan maksimal,” kata dia.
Baca juga: Prabowo setujui pembangunan flyover di Bekasi cegah tabrakan kereta
Baca juga: Prabowo tegaskan pemerintah investigasi tabrakan kereta di Bekasi
Baca juga: MTI: Kecelakaan di Bekasi momen perkuat keselamatan perlintasan kereta





