Penjelasan Kabasarnas soal Tak Langsung Tarik Lokomotif-Gerbong Kereta

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Kepala Basarnas, Marsekal Madya (Marsdya) TNI Muhammad Syafii, memberi penjelasan terkait proses evakuasi KA Argo Bromo Anggrek dan KRL yang tidak langsung menarik lokomotif yang tertemper di Stasiun Bekasi Timur.

Syafii mengatakan, saat itu ada penumpang KRL yang masih terjepit di gerbong wanita. Proses evakuasi mengedepankan keselamatan penumpang agar kondisinya tidak semakin parah.

"Dari seluruh korban tentunya dengan penanganan khusus, ada beberapa korban yang memang harus kita lakukan tindakan secara terukur karena membutuhkan penanganan khusus. Sehingga sempat dipertanyakan kenapa lokomotif tidak langsung ditarik bersamaan dengan gerbong," kata Syafii di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).

Menurut Syafii, proses evakuasi menggunakan metode retraksi atau penarikan sehingga tidak menimbulkan efek yang lebih buruk bagi korban.

"Sempat dipertanyakan lokomotif tak langsung ditarik. Pada saat itu ada lima korban masih terjepit dan kami melaksanakan ekstrikasi sehingga korban bisa diselamatkan dalam kondisi tidak berdampak lebih berat," jelasnya.

Kabasarnas menegaskan operasi SAR telah selesai dilaksanakan dan tidak ada lagi korban yang terjebak.

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperbarui data korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur. Hingga Selasa (28/4) pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia dan 84 lainnya mengalami luka-luka.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TikTok Tutup 1,7 Juta Akun Anak di Indonesia
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Menhub Panggil Green SM Usai Tabrakan KRL– KA Argo Bromo Anggrek
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
KAI Pastikan Tak Ada Petugas Jadi Korban Insiden Bekasi Timur
• 12 jam lalutvrinews.com
thumb
Beberapa Bintang Timnas Indonesia Tidak Masuk Daftar TC Akhir Mei, Pengamat: Bukan Dicoret!
• 11 jam lalubola.com
thumb
Preview PSG vs Bayern Munchen: Perang Terbuka Barisan Predator
• 12 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.