HARIAN FAJAR, JEREZ – Usai seri Spanyol di Sirkuit Jerez, Veda Ega Pratama semakin menegaskan statusnya sebagai pembalap terbaik Asia di Moto3 2026. Finis impresif di posisi keenam membuatnya kini unggul jauh dari rival terdekatnya asal Malaysia, Hakim Danish. Hal ini sekaligus mempertegas dominasinya di kawasan.
Performa gemilang Veda Ega Pratama kembali menjadi sorotan setelah gelaran Moto3 Spanyol 2026. Pembalap muda Indonesia yang membela Honda Team Asia ini tampil solid sepanjang akhir pekan dan sukses mengamankan tambahan poin penting.
Pada sesi kualifikasi pertama (Q1), Veda tampil kompetitif dengan finis sebagai runner-up dan berhak melaju ke Q2. Meski harus puas memulai balapan dari posisi ke-17 setelah hasil Q2 kurang maksimal, Veda menunjukkan mentalitas kuat saat balapan berlangsung.
Di lintasan Circuito de Jerez, ia mampu menyalip banyak pembalap dan finis di posisi keenam, tepat di belakang Alvaro Carpe. Hasil ini memberinya tambahan 10 poin dan mengangkat posisinya ke peringkat keenam klasemen sementara dengan total 37 poin dari empat seri.
“Ini adalah balapan yang sangat positif bagi saya. Saya melakukan start yang baik dan saya dapat langsung bergabung dengan grup yang berjuang di dalam 10 besar,” kata Veda dalam keterangan resmi Honda Team Asia.
“Dari sana saya mencoba untuk mengelola balapan selangkah demi selangkah dan tetap konsisten,” tambahnya.
Hasil di Jerez menjadi jawaban atas kekecewaan di seri sebelumnya di Amerika Serikat, saat Veda gagal finis akibat terjatuh di lap kelima. Kini, ia kembali ke jalur positif dan menunjukkan konsistensi sebagai pembalap papan atas.
Dominasi Veda di level Asia pun semakin tak terbantahkan. Dengan 37 poin, ia unggul jauh dari Hakim Danish yang baru mengoleksi 12 poin. Selisih tersebut menunjukkan gap performa yang cukup signifikan di antara keduanya musim ini.
Di sisi lain, pembalap Jepang Ryusei Yamanaka masih tertinggal dengan 2 poin, sementara rekan setim Veda, Zen Mitani, bahkan belum meraih poin sama sekali.
Diawali dari Thailand
Perjalanan impresif Veda sebenarnya sudah terlihat sejak awal musim. Ia finis kelima di seri pembuka Thailand, lalu mencetak sejarah dengan meraih podium ketiga di Brasil. Meski sempat gagal di Amerika, performanya di Spanyol kembali membuktikan kualitasnya sebagai salah satu rising star di Moto3.
Saat ini, Veda memang masih tertinggal 53 poin dari pemuncak klasemen, Maximo Quiles, yang telah mengoleksi 90 poin bersama tim CFMoto Aspar. Namun, tren positif yang ditunjukkan di Jerez menjadi sinyal kuat bahwa pembalap asal Gunungkidul ini mampu bersaing di papan atas.
Dengan konsistensi yang terus terjaga, peluang Veda untuk terus menanjak di klasemen masih terbuka lebar. Terlebih, performanya yang stabil di tengah ketatnya persaingan Moto3 membuat namanya mulai diperhitungkan, tidak hanya di Asia tetapi juga di level dunia.
Peringkat Pembalap Asia:
- Veda Ega Pratama (Indonesia): 37 poin (Posisi 6)
- Hakim Danish (Malaysia): 12 poin (Posisi 15)
- Ryusei Yamanaka (Jepang): 2 poin (Posisi 19)
- Zen Mitani (Jepang): 0 poin
Klasemen Pembalap Moto3 2026:
- Maximo Quiles (90)
- Alvaro Carpe (53)
- Adrian Fernandez (49)
- Valentin Perrone (47)
- Marco Morelli (45)
- Veda Ega Pratama (37)
- Guido Pini (36)
- David Almansa (33)
- Brian Uriarte (28)
- David Munoz (22)
- Rico Salmela (21)
- Casey O’Gorman (16)
- Adrian Cruces (14)
- Joel Esteban (13)
- Hakim Danish (12)
- Scott Ogden (10)
- Jesus Rios (8)
- Joel Kelso (8)
- Matteo Bertelle (7)
- Eddie O’Shea (7)
- Ryusei Yamanaka (2)
- Marcos Uriarte (2)
- Leo Rammerstorfer (0)
- Ruche Moodley (0)
- Zoe Mitani (0)
- Nicola Carraro (0)
- Cormac Buchanan (0)





