PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) akan melakukan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD II) atau rights issue sebanyak-banyaknya 5,7 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham atau 33,65% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.
Sebelumnya, Perseroan telah mengantongi restu sehubungan rencana ini dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 22 April 2026. Nantinya, HMETD diperdagangkan di PT Bursa Efek Indonesia dan dilaksanakan selama 6 hari kerja mulai 13 Juli 2026 hingga 20 Juli 2026.
"Dana yang diperoleh dari hasil pelaksanaan PMHMETD II setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi seluruhnya akan digunakan oleh Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan dan akuisisi dalam rangka mendukung pengembangan usaha Perseroan," terang manajemen.
Bersamaan dengan PMHMETD II ini, Perseroan juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 3.754.498.215 Waran Seri II atau 33,41% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh pada saat Pernyataan Pendaftaran dalam rangka PMHMETD II.
Baca Juga: Penjualan PYFA Tumbuh 43,7% pada 2025 Ditopang Ekspansi Bisnis CDMO
Sementara itu, dana hasil pelaksanaan Waran Seri II seluruhnya akan digunakan oleh Perseroan untuk modal kerja dan biaya operasional Perseroan termasuk namun tidak terbatas pada biaya bahan baku, biaya pemasaran, biaya pengembangan produk, dan biaya lain-lain yang diperlukan.
"Dalam hal rencana pelaksanaan PMHMETD II dan Waran Seri II tidak sesuai rencana atau jumlah hasil pelaksanaan tidak mencukupi untuk memenuhi rencana, maka Perseroan akan menggunakan pendanaan yang berasal dari internal kas Perseroan dan/atau pembiayaan dari pihak perbankan dan/atau lembaga keuangan non-bank," imbuh manajemen.





