Kemenhub Akan Panggil Pengelola Taksi Green SM soal Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut akan memanggil pengelola taksi Green SM usai terjadinya insiden tabrakan antara Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi.

"Tadi saya sudah minta Dirjen Perhubungan Darat untuk bertemu dengan pengelola taksi hijau tersebut (Green SM) untuk melakukan evaluasi. Mudah-mudahan tadi kalo jadi hari ini mestinya," ucap Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).

Terkait penyebab kecelakaan, Dudy meminta semua pihak menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Baca juga: Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi, Penumpang Stasiun Senen Terjebak Ketidakpastian Perjalanan

"Nanti kita tunggu. Tadi kan saya sudah bilang tunggu KNKT," ucapnya.

Menurut Dudy, setiap terjadinya peristiwa kecelakaan transportasi umum, pihaknya akan selalu melakukan evaluasi.

"Ya, sehingga harapannya bahwa kita belajar dari apa yang terjadi dan kita memperbaiki ke depannya," ungkapnya.

Sebelumnya di beritakan, tabrakan terjadi antara KRL jurusan Cikarang nomor PLB 5568A dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi sekitar pukul 20.52 WIB pada Senin malam.

Titik kejadian berada di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920. Akibat kejadian tersebut, 14 penumpang KRL tewas hingga pukul 08.45 WIB, berdasarkan data terbaru yang disampaikan Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin, Senin (28/4/2026).

Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.

Baca juga: KNKT Buka Investigasi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur

Penanganan korban dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

KAI juga menyampaikan bahwa barang-barang milik pelanggan yang ditemukan di lokasi kejadian telah diamankan dan saat ini berada di layanan lost and found.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Pendataan dan pengelolaan barang tersebut dilakukan secara terkoordinasi bersama pihak kepolisian untuk mendukung proses identifikasi dan kebutuhan penanganan lebih lanjut.

KAI menyiapkan Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga memperoleh informasi terkait korban dan penumpang. Keluarga dapat menghubungi Contact Center KAI 121.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejar Target Nasional 70%, BI Jabar Sebar Literasi Ekonomi Syariah Lewat Khutbah Jumat
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Dedi Mulyadi Sampaikan Duka Mendalam atas Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Beri Santunan Rp50 Juta
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Pratikno Dorong Pendidikan Vokasi Berbasis Link Match Meaning
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
LRT Jabodebek Dukung Festival IWE 2026, Perkuat Peran Transportasi Publik dalam Aktivitas Komunitas
• 8 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Prabowo Lantik Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi di Istana Negara
• 20 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.