Presiden Setujui Rencana Pembangunan Fly Over dan Pos Jaga di Perlintasan Sebidang Kereta

suarasurabaya.net
4 jam lalu
Cover Berita

Prabowo Subianto Presiden menyatakan, Pemerintah berupaya mempercepat perbaikan sistem keselamatan perlintasan sebidang kereta api, di berbagai wilayah Indonesia.

Untuk menekan risiko kecelakaan, Presiden menyetujui rencana pembangunan jembatan layang (flyover), dan pos penjagaan, dengan skema Bantuan Presiden.

Berdasarkan data yang dipegang Prabowo, ada sekitar 1.800 titik perlintasan sebidang kereta di Pulau Jawa yang perlu atensi.

Kepala Negara memperkirakan, pembangunan flyover dan pos jaga perlintasan sebidang butuh biaya sekitar Rp4 triliun.

Pernyataan itu disampaikan RI 1, pagi hari ini, Selasa (28/4/2026), sesudah menjenguk korban kecelakaan Kereta Rel Listrik (KRL), di RSUD Kota Bekasi.

“Pemerintah Daerah Bekasi telah mengajukan dibuat flyover, karena Bekasi ini juga padat, dan keperluan kereta api itu sangat penting, sangat-sangat mendesak. Jadi, saya sudah setujui segera dibangun flyover langsung oleh Bantuan Presiden,” ujarnya.

Sekadar informasi, Senin (27/4/2026) malam, terjadi insiden Kereta Api Argo Bromo Anggrek menabrak KRL Commuter Line, di Stasiun Bekasi Timur.

Berdasarkan data PT KAI, ada tujuh penumpang KRL yang meninggal dunia dan 81 orang mengalami luka-luka.

Sedangkan 240 orang penumpang KA Argo Bromo Anggrek sudah dievakuasi dalam kondisi selamat.

Franoto Wibowo Manajer Humas Daop 1 KAI menyatakan, kejadian berawal dari KRL Commuter Line rute Jakarta menuju Cikarang menabrak taksi.

Waktu KRL berhenti di Stasiun Bekasi Timur sekitar pukul 20.40 WIB, tiba-tiba KA Argo Bromo Anggrek rute Gambir-Surabaya menabrak dari belakang.

Sekarang, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tengah melakukan investigasi, untuk mengetahui secara objektif penyebab kecelakaan itu.(rid/lta/ham)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Resmi Jadi Kepala Bakom, Intip Harta Kekayaan Muhammad Qodari: Punya 176 Aset Properti
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Badai Musiman Terjang Bangladesh, 14 Orang Tewas Tersambar Petir
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Stafsus Presiden dorong kolaborasi digital berdayakan 64 juta UMKM
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Toko Pom Mini di Tulungagung Terbakar, Diduga Akibat Percikan Api Jaringan Listrik
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Polda Metro Jaya masih lakukan pendalaman atas kecelakaan KA di Bekasi
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.