Perbaikan Kinerja Bank Digital Mulai Terlihat Tahun Ini

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Industri bank digital mulai menunjukkan perbaikan kinerja pada tahun ini. Hal itu tercermin dari sejumlah indikator yang tumbuh stabil dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Senior Vice President Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Trioksa Siahaan menyampaikan sejumlah bank mencatatkan perbaikan profitabilitas dan efisiensi operasional mulai terasa berkat model bisnis berbasis teknologi. 

Selain itu, dia mengungkapkan bahwa pertumbuhan kredit bank digital tetap tinggi serta dana pihak ketiga yang mulai stabil.  “Kinerja bank digital tahun ini menunjukkan adanya perbaikan,” kata Trioksa kepada Bisnis, Senin (27/4/2026).

Kendati menunjukkan perbaikan, Trioksa menyebut bahwa industri bank digital masih dihadapkan pada sejumlah risiko besar. 

Di antaranya, risiko kualitas kredit akibat dari ekspansi kredit yang agresif sebelumnya, cost of fund yang tinggi untuk menarik dana masyarakat sehingga menekan margin, hingga risiko likuiditas terutama bila bank masih mengandalkan dana mahal.

Dia menambahkan, persaingan antarbank digital serta regulasi terkait permodalan, manajemen risiko dan perlindungan konsumen yang kian ketat turut menjadi risiko besar yang perlu dihadapi oleh bank digital.

Baca Juga

  • SUPA Tak Buru-buru Kejar Free Float 15%, Bos Superbank Buka Suara
  • Laba Bank Digital Milik CT Allo Bank (BBHI) Rp574 Miliar sepanjang 2025
  • Bunga Bank Digital (Jago, Allo Cs) Terbaru Februari 2026, Masih Bisa Dapat 9%?

Adapun, salah satu bank digital yang mencatatkan perbaikan profitabilitas yakni PT Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA). Direktur Keuangan Superbank Melisa Hendrawati menuturkan, perseroan telah mencatatkan laba sebelum pajak pada 2025 sebesar Rp143,3 miliar.

Melisa mengungkapkan perolehan laba pada periode ini disokong oleh ekosistem, produk-produk Superbank, dan kepercayaan nasabah.

Tercatat, pertumbuhan pendapatan bunga bersih sebesar 160% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp1,6 triliun serta ekspansi kredit yang tumbuh 50% YoY menjadi Rp9,6 triliun. Dana Pihak Ketiga (DPK) juga meningkat signifikan sebesar 139% YoY menjadi Rp11,8 triliun, sementara total aset tumbuh 87% YoY menjadi Rp21,3 triliun.

“Itu menjadi milestone sangat penting dalam perjalanan kami dalam mencatatkan profitabilitas,” kata Melisa dalam Konferensi Pers RUPS Superbank 2026 di Jakarta Selatan, Senin (27/4/2026).

Ke depan, Superbank berkomitmen untuk terus menjaga momentum pertumbuhan ini agar tetap berlanjut. Kendati begitu, perseroan memastikan bahwa pertumbuhan ini tetap mengutamakan prinsip kehati-hatian, efisiensi, dan memperkuat kerja sama dengan ekosistem digital yang dimiliki Superbank. 

Sementara itu, PT Allo Bank Indonesia Tbk. (BBHI) saat ini tengah fokus pada kualitas pertumbuhan usai melewati fase initial acquisition yang agresif. 

“Fokus kami saat ini adalah mengonversi basis nasabah yang besar menjadi nasabah aktif yang menggunakan berbagai layanan,” kata Direktur Risiko, Kepatuhan, dan Hukum Allo Bank Ganda Raharja Rusli kepada Bisnis, Senin (27/4/2026).

Ganda mengungkapkan, dengan memanfaatkan ekosistem CT Corp yang sangat luas, mulai dari ritel, gaya hidup, hingga hiburan, Allo Bank dapat menurunkan biaya akuisisi nasabah secara signifikan.

“Jadi, fokus kami adalah membangun profitabilitas yang sehat melalui low-cost acquisition dan peningkatan fee-based income,” tuturnya.

Adapun di tengah tren suku bunga yang tinggi, strategi Allo Bank bertumpu pada prudent and quality growth, dengan menjaga keseimbangan di sejumlah komponen.

Pertama, fokus pada penyaluran kredit ke segmen yang memiliki risiko terukur, termasuk pembiayaan ekosistem (rantai pasok) dan consumer lending yang terintegrasi dengan data perilaku belanja nasabah di jaringan ritel Allo Bank.

Kedua, efisiensi operasional yang memungkinkan perseroan tetap kompetitif meskipun biaya dana sedang meningkat. “...sehingga margin bunga bersih tetap terjaga di level yang sehat,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Anas Karno Dilantik Jadi Anggota DPRD Surabaya Lewat Jalur PAW
• 22 jam laludetik.com
thumb
25 Perjalanan Kereta Jarak Jauh Dibatalkan Imbas KA Argo Bromo Tabrak KRL
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Persebaya Sebut Tak Ada Keuntungan Bermain Lawan Arema di Luar Malang
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Update Korban Tewas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Bertambah 7 Orang, 81 Luka-Luka
• 11 jam laludisway.id
thumb
KAI Beberkan Kronologi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur
• 19 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.