KRAS Balik Untung Rp 309 Miliar Kuartal I, Apa Saja Penopangnya?

katadata.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Emiten baja pelat merah PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) mencatatkan laba bersih sebesar US$ 18,18 juta atau setara Rp 309,16 miliar (kurs Rp16.999 per dolar AS) pada kuartal I 2026. Kondisi tersebut berbalik dari rugi US$ 15,57 juta pada periode yang sama tahun lalu. Program efisiensi menjadi tonggak positifnya kinerja keuangan KRAS awal tahun ini.

Direktur Utama KRAS Akbar Djohan mengatakan, perbaikan kinerja ini menjadi sinyal awal keberhasilan program transformasi dan efisiensi yang dijalankan perusahaan.

“Dengan hasil kuartal 1 yang mulai stabil, kami akan tetap menjaga agar selalu konsisten dan bisa berkelanjutan. Dengan demikian Krakatau Steel memiliki pondasi yang tangguh untuk mendukung kemandirian industri baja nasional,” ujar Akbar dalam keterangan resmi, Selasa (28/4).

Dia mengatakan, disiplin pengelolaan biaya akan terus menjadi fokus utama untuk memperkuat fondasi keuangan dan operasional perseroan ke depan.

Perbaikan kinerja ini turut ditopang oleh keuntungan dari penyelesaian kewajiban dipercepat dengan keringanan utang hasil restrukturisasi sebesar US$ 7,90 juta atau sekitar Rp 134,44 miliar.

Dari sisi topline, pendapatan KRAS naik menjadi US$ 262,36 juta dari sebelumnya US$ 234,76 juta secara tahunan (year on year). Kontribusi terbesar berasal dari penjualan produk baja domestik sebesar US$ 152,76 juta, disusul infrastruktur US$ 73,42 juta dan ekspor baja US$ 28,43 juta. Sisanya berasal dari segmen rekayasa konstruksi dan jasa lainnya.

Hingga Maret 2026, total produksi baja mencapai 360 ribu ton. Produksi ini ditopang oleh optimalisasi fasilitas utama, yakni pabrik Hot Strip Mill (HSM) sebesar 230 ribu ton dan Cold Rolling Mill (CRM) sebesar 130 ribu ton.

Perseroan menyebut optimalisasi produksi tersebut merupakan bagian dari penguatan permodalan, sekaligus upaya meningkatkan daya saing produk baja domestik. Dengan pondasi yang lebih sehat, KRAS optimis dapat memperkuat peran dalam mendukung ketahanan industri manufaktur nasional.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mantan Juara Dunia Puji Aksi “Ajaib” Veda Ega Pratama di Moto3 Spanyol 2026, Kini Honda Team Asia Siapkan Strategi untuk Le Mans
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Alvi Maulana Pemutilasi Pacar Divonis Penjara Seumur Hidup, Kuasa Hukum Ajukan Banding
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
Dituding Telantarkan Anak, Brian McKnight Seret Mantan Istri dan anak ke Jalur Hukum
• 2 jam lalutabloidbintang.com
thumb
AHY Akui Perlintasan Sebidang Berisiko Tinggi: Banyak yang Belum Punya Sistem Pengamanan
• 10 menit laluliputan6.com
thumb
Dituding Sindir Maia Estianty, Ahmad Dhani Klarifikasi Soal Unggahan Instagram
• 54 detik lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.