Taksi Green SM menjadi sorotan akibat kecelakaan antara KRL rangkaian Kampung Bandan-Cikarang dengan KA Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Kecelakaan bermula ketika taksi Green SM mogok di perlintasan kereta Ampera, Bekasi Timur. Taksi yang mogok tidak bisa, sehingga tertabrak oleh KRL yang sedang melintas.
Sementara di Stasiun Bekasi Timur, KRL tujuan Kampung Bandan-Cikarang sedang berhenti menanti situasi aman akibat KRL menabrak taksi Green SM. Rangkaian KRL yang sedang berhenti itu kemudian ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo.
Sosok Orang Terkaya di Vietnam Pemilik Green SMTaksi Green SM merupakan usaha yang dimiliki oleh orang terkaya di Vietnam, Pham Nhat Vuong. Di Vietnam, Green SM lebih dikenal dengan nama Xanh SM.
Dikutip dari Forbes, Selasa (28/4), Vuong merupakan pemimpin Vingroup, salah satu konglomerat terbesar di Vietnam yang menjalankan bisnis di berbagai sektor seperti real estate, retail, layanan kesehatan hingga transportasi.
Beberapa perusahaan di bawah VinGroup di antaranya VinFast Auto Ltd. yang memproduksi kendaraan listrik VinFast, pengembang properti Vinhomes, dan jaringan hotel Vinpearl. VinFast menjadi produksi kendaraan listrik terbesar di Vietnam dan memiliki pabrik di Indonesia dan India.
Sejak 2023, Vuong membawa VinFast go public melalui pencatatan SPAC di Nasdaq. Sementara Vinpearl terdaftar di Bursa Efek Ho Chi Minh pada Mei 2025.
VinGroup juga memiliki operator pengisian daya bernama V-Green yang telah dipisahkan dari VinFast pada 2024. VinGroup tengah menginvestasikan lebih dari USD 400 juta selama dua tahun ke depan untuk membangun infrastruktur pengisian daya di seluruh Vietnam.
Sementara itu, Bloomberg melaporkan Vuong telah menunjuk istrinya, Pham Thu Huong, menjadi pemimpin Green SM menggantikannya. Penunjukan dilakukan saat Green SM mempertimbangkan penawaran umum perdana internasional yang dapat memberi nilai perusahaan sekitar USD 20 miliar.
Meski istrinya ditunjuk menjadi pemimpin Green SM, Vuong tetap menjabat sebagai CEO Green SM.




