Cegah Kecelakaan Kereta, BRIN Kembangkan Teknologi Audit Jembatan KA Real Time

kompas.tv
2 jam lalu
Cover Berita
Arif Satria menyampaikan keterangan seusai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). (Sumber: Andi Firdaus/Antara)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah mengakselerasi pengembangan sistem pemantauan real time untuk mengaudit kondisi rel di atas jembatan.

Inovasi tersebut merupakan langkah untuk memperkuat mitigasi sekaligus menekan angka kecelakaan kereta api di Indonesia.

Kepala BRIN Arif Satria mengungkapkan langkah ini juga diambil sebagai respons atas insiden kecelakaan yang melibatkan kereta api Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat pada Senin (27/4/2026) malam yang menyebabkan korban jiwa sedikitnya 14 orang.

Pengembangan teknologi ini menjadi krusial dalam memantau integritas struktur transportasi secara terus-menerus.

Arif memaparkan saat ini berbagai kajian mendalam terus dilakukan, mencakup riset pemodelan performa, populasi kereta cepat, hingga pengembangan prototipe sistem otomasi dan persinyalan.

Baca Juga: Insiden Kecelakaan Kereta Argo Bromo dengan KRL, Prabowo Setujui Pembangunan Flyover di Bekasi

Dia mengatakan, secara keseluruhan, terdapat sekitar 20 kajian aktif di bidang perkeretaapian yang didukung fasilitas serta perangkat uji yang lengkap di bawah naungan BRIN.

"Dalam konteks perkeretaapian, kita tidak hanya berbicara tentang aspek sarana, tetapi juga aspek prasarana," kata Arif di Jakarta, Selasa (28/4/2026), dikutip dari Antara

"Salah satu teknologi yang dikembangkan adalah Structural Health Monitoring System (SHMS), yang digunakan untuk audit jembatan kereta api secara real time. Sistem ini sangat bermanfaat, khususnya bagi PT KAI dalam menjaga keselamatan dan keandalan infrastruktur."

"Ke depan, berbagai kejadian terbaru dapat menjadi tema riset lanjutan, mengingat kecelakaan kereta api umumnya bersifat multi-aspek, yang meliputi faktor teknologi, perilaku, dan sosial, karena kereta api merupakan sebuah ekosistem, sehingga persoalannya tidak bisa dilihat dari satu sisi saja," imbuhnya

Penulis : Gilang Romadhan Editor : Edy-A.-Putra

1
2
Show All

Sumber : Antara

Tag
  • BRIN
  • Arif Satria
  • Infrastruktur Kereta Api
  • kecelakaan kereta
  • kecelakaan kereta di Bekasi
  • tabrakan kereta
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenhub Bakal Evaluasi Operasional Green SM Buntut Kecelakaan Kereta di Bekasi
• 5 jam laludetik.com
thumb
Penumpang Ungkap Detik-Detik Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
• 14 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Reshuffle Kabinet: Dudung Dilantik Jadi KSP, Qodari Bakom
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Perjalanan KA Jarak Jauh dari Gambir Delay Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Link Live Streaming Manchester United Vs Brentford, Mulai Dini Hari Nanti Jam 02.00 WIB
• 20 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.